Penonton Puji Film Rekso Garapan Anak-anak Kendal

Launchung film Rekso, karya anak Kendal 2017

0
1552

“Istimewa, filmnya bagus, seperti nonton bioskop” Itulah kesan Harjito, salah satu penonton film berjudul Rekso, sebuah film berdurasi 40 menit garapan anak-anak Kendal, saat launching perdana di Pendopo Kabupaten Kendal, Minggu (30/7/2017) malam.

Film yang menceritakan tentang keluarga TKW menurut Fauziah, mahasiswi Unissula Semarang asal Kendal, filmnya bagus dan ceritanya menyentuh. Rekso, seorang bocah SD merasa sangat terpukul dan hari-harinya menjadi kurang bergairah karena ditinggal ibunya pergi ke luar negeri menjadi TKW. Bagi ibunya, juga sebenarnya berat meninggalkan anak semata wayangnya yang masih membutuhkan kasih sayang. Namun desakan sang suami yang sangat berharap bisa merubah kondisi kehidupan rumah tangganya, akhirnya sang ibu bersedia bekerja ke luar negeri menjadi TKW. “Ceritanya bikin terhari,”kata Ziah.
Demikian pula Roni, yang nonton bersama istri dan anaknya memuji film garapan anak-anak Kendal. Menurutnya, secara broadcasting, filmnya bagus dan layak ditonton. “Filmnya bagus, tapi kalau diputar untuk bioskop masih perlu ditingkatkan kualitasnya,”kata Roni.
Menurut Wachidin, yang punya usaha shooting veideo, film Rekso sudah cukup bagus. Sedangkan kata seorang wartawan,Kholid, garapan filmnya halus, sudah seperti film bioskop.
Fiim yang diproduseri oleh Ulinuha dibintangi oleh Wahyu Zulfahmi yang berperan sebagai Rekso, Jatmiko sebagai ayah dan Siti Nur Azizah sebagai ibu mengambil seting di Desa Laban Kecamatan Kangnung. Penggarapan filmnya melibatkan anak-anak Komunitas Fim Kendal, sedangkan ilustrasi dan lagu dipegang oleh Alta Band. Sebagai sutradara Khairul Musthofa, sekaligus sebagai editor film yang naskah ceritanya ditulis oleh Sofyan Hadi.
Ulin mengatakan, film ini rencananya akan diikutkan pada fesitfal film di Yogyakarta. Selain itu, rencananya akan diputar keliling ke 15 desa. “Kalau sudah ada sponsor akan dipura keliling desa,”katanya.
Ulin juga mengatakan, proses penggarapan film ini cukup panjang, karena yang terlibat dalam film banyak yang masih awan atau wajah-wajah baru di dunia akting dan film. Pencarian pemain yang pas, akhirnya mendapatkan beberapa pemain asli warga desa. “Mencari pemain yang cocok sesuai karakter dalam cerita ini yang cukup sulit,”ujarnya.
Ada sedikit rasa kecewa bagi semua kru film Rekso, karena saat launching perdana di Pendopo Kabupaten Kendal tidak ada satu pun pejabat yang hadir. Padahal beberapa pejabat yang diundang diharapkan bisa memberi masukan dan semangat bagi para kru yang semuanya adalah anak-anak muda Kendal. “Ya sedikit kecewa sih karena pejabat yang diundang tidak ada yang datang, tapi tidak apa-apa, yang penting sambutan penonton sudah cukup bagus,”katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.