Perpustakaan Daerah Kendal belum Memadai

0
1418
Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Kendal setiap tahunnya rata-rata mendapatkan penambahan koleksi sebanyak 2.000 buku. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Kepala KPAD Kendal, Toto Karyono BA, saat ditemui usai acara di OR Setda Kendal, Kamis (11/2/2016), karena sudah tidak ada lagi bantuan buku dari pihak lain, seperti bantuan dari provinsi. Saat ini koleksi buku di Perpusda Kendal sekitar 27 ribu judul. Penambahan koleksi buku biasanya disesuaikan dengan saran pengunjung, dan juga memperhatikan kondisi dari buku-buku yang ada. “Sudah 3 tahun terakhir ini tidak mendapatkan bantuan buku dari pihak lain, seperti bantuan dari provinsi. Tambahan buku hanya anggaran dari APBD Kendal, dan per tahunnya sekitar 2.000 buku,”katanya.
Untuk memaksimalkan peredaran buku bacaan yang menjadi koleksi dari Perpusda Kendal, pihaknya berusaha melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah maupun Pondok Pesantren dan pelayanan perpustakaan keliling. Ini dimaksudkan agar koleksi buku di Perpusda Kendal bisa benar-benar bermanfaat dan dibaca, khususnya oleh para pelajar. Selain itu, kami juga mempersilahkan kepada masyarakat untuk membaca dan meminjam buku disini. “Kami juga bekerjasama dengan rumah baca yang berada di masyarakat untuk memberikan pinjaman,”ujarnya.

Saat ini pengunjung Perpusda  rata-rata sekitar 60-70 orang per harinya. Pengunjung bisa pinjam buku dengan membacanya di tempat, kecuali sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Perpustakaan boleh dibawa pulang selama dua hari.

Menurut Toto, sebenarnya kondisi Perpusda Kendal masih kurang memadai, karena kurang luas, baik gedung maupun tempat parkir dan saranya lainnya. “Penginnya dibuatkan yang baru di tempat lain yang lebih strategis, karena lokasi di sini sudah tidak bisa diperluasan lagi. Kanan kirinya sudah ada bangunan, kecuali bisa dibeli,”harapnya.