Petani Patean mulai Budidaya Jambu Kristal

Petani Patean mulai budidaya jambu kristal

0
1926

Petani di Kecamatan Patean mulai membudidayakan jambu kristal. Saat ini ada sekitar 10 hektar lahan di wilayah Kec Patean yang ditanami jambu kristal. Menurut Mantri Tani Kec Patean, Samsudin, jambu kristal kebanyakan menggantikan jambu getas merah yang sudah tidak produktif lagi. “Jambu getas merah yang sudah berumur lebih dari 7 tahun biasanya sudah tidak produktif, diganti jambu kristal,”katanya.

Menurut Samsudin, lahan yang ditanami jambu getas merah di wilayah Kec Patean sekitar 375 hektar. Jambu kristal lebih menguntungkan, karena harganya lebih tinggi, yaitu Rp 15-20 ribu per kilogram. Sedangkan jambu getas merah harga sekitar Rp 2,5 – 10 ribu per kilogram. Namun jika panen melimpah, jambu getas merah bisa di bawah seribu rupiah. “Jambu getas merah pernah juga harganya di bawah seribu rupiah, kalau panen melimpah,”ujarnya.
Samsudin mengatakan, sebenarnya para petani sudah diberi pelatihan membuat olahan jambu, seperti cara membuat syrup, sale, dodol dan sebagainya. Namun para petani kurang berminat membuat olahan jambu, karena kendala pemasaran. “Kendalanya ya bisa memasarkan, karena punya kesibukan mengurus tanaman dan pekerjaan lain,”katanya.
Petani di wilayah Paten tidak mengalami kendala dalam penjualan hasil panen jambu getas merah. Pasalnya banyak pengepul yang siap menampung hasil panennya. Dari para pengepul itu, hasil panen jambu getas merah dari Patean dipasarkan ke beberapa kota, seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta. “Jadi, untuk penjualan jambu tidak ada kendala,”katanya.