Petugas Tahan Mobil yang Bawa Miras Oplosan saat Razia Penyekatan di GT Kaliwungu

Petugas Tahan Mobil yang Bawa Miras Oplosan saat Razia Penyekatan di GT Kaliwungu

0
96

Swarakendal.com : Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Kendal menahan satu mobil yang kedapatan membawa puluhan botol berisi minuman keras oplosan yang dikemas dalam botol air mineral ukuran besar saat razia penyekatan di Gerbang Tol Kaliwungu, Senin (5/7/2021) malam. Botol berisi miras itu dikemas dalam dus air mineral, sehingga tidak tampak berisi miras oplosan, namun setelah dibuka, terasa bau alkohol yang sangat menyengat. Mobil bersama sopirnya pun akhirnya dibawa ke kantor polisi.

Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kendal melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bus dan mobil pribadi yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kendal. Bagi yang tidak membawa surat keterangan sehat, yakni surat keterangan sudah vaksin Covid-19 dan surat keterangan tes swab antigen harus putar balik ke jalur tol kembali.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Hari Condro Ribowo mengatakan, hasil razia penyekatan yang dilakukan mulai pukul 19.00 sampai 21.00 WIB dari total 150 kendaraan bus dan mobil pribadi yang masuk, terdapat 50 kendaraan yang harus putar balik. “Yang putar balik terdiri dari 13 bus dan sisanya mobil pribadi,” jelasnya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto, selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kendal bersama Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto dan Dandim 0715 Kendal pun ikut memeriksa kendaraan yang melintas. Bupati Kendal mengatakan, razia akan terus dilakukan selama masa PPKM Darurat. Pemeriksaan kendaraan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona dari luar wilayah Kendal, sehingga akan terus diperketat. “Jangan sampai orang yang masuk ke Kendal membawa virus Corona, maka harus pemeriksaan terhadap kendaraan terus diperketat,” katanya.

Bupati Dico mengatakan, terkait dengan mobil yang membawa miras, akan diproses dan ditindaklanjut sampai tuntas. Peredaran miras harus dicegah, karena bisa merusak generasi muda. “Miras ini tidak baik dan bagi generasi muda sangat merusak, maka akan diproses lebih lanjut sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.