Polisi Tangkap Pencuri Sepeda Motor di Sijeruk Kendal

0
744

Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor di Kel Sijeruk Kec Kendal berhasil diamankan petugas Satreskrim Polres Kendalpolisi. Keduanya adalah kakak dan adik. Sang kakak yakni Ego Setyo Nugroho kini dalam pengejaran karena kabur. Sedangkan sang adik yakni Jamaludin harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Kendal.

Diakui oleh Jamal, saat gelar perkara di Polres Kendal beberapa hari lalu, dirinya bersama dang kakak nekat mencuri kendaraan, karena ketika melintas di depan rumah pemilik kendaraan, melihat sepeda motor yang diparkir didepan rumah, kuncinya masih menempel di sepeda motor tersebut.  Dengan mudah keduanya mendorong kendaraan dan kemudian membawa kabur tanpa merusak kunci kontaknya. “Awalnya tidak ada niat mencuri sepeda motor, tapi melihat ada sepeda motor yang kuncinya masih menempel, kami jadi tergiur mengambilnya,”katanya.

Jamal mengaku jika motor bernopol H 5438 MU hasil curiannya itu rencana akan akan dijual melalui situs jual beli online. “Tapi belum sempat terjual, saya sudah ditangkap oleh Polisi Polres Kendal,” akunya.

Pemilik sepeda motor , Ahmad Riyanto yang memarkir kendaraan di samping rumahnya di Kelurahan Sijeruk Kendal tidak mencopot kuncinya, karena hanya masuk sebentar untuk mengambil barang yang tertinggal. Namun setelah keluar rumah baru dalam hitungan menit motornya lenyap dibawa kabur. Tapi beruntung, aksi tersebut segera dilaporkan ke polisi dan langsung ditangkap berikut barang hasil kejahatan sebelum dijual.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan mengatakan pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan yang meninggalkan kunci menempel di motor. Makanya ia menghimbau masyarakat agar selalu waspada. Yakni dengan selalu mengunci dobel kendaraan agar aman dari pencurian. Tersangka Jamaludin oleh penyidik reskrim Polres Kendal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

“Meskipun itu didepan rumah, harus tetap dikunci karena sekarang ini banyak pencuri yang memanfaatkan kelengahan. Selain itu menaruh kunci yang menempel justru memicu orang untuk berbuat jahat. Tadinya tidak ingin mencuri, tapi karena ada kesempatan jadi timbul niatan mencuri,” imbaunya.