Puluhan Pelajar SD di Kendal Demo Membatik di atas Kain Panjang 1 Meter dan Lebar 1,5 Meter

Puluhan Pelajar SD di Kendal Demo Membatik di atas Kain Panjang 1 Meter dan Lebar 1,5 Meter

0
288

Swarakendal.com : Artis Chacha Frederica, istri Bupati Kendal Dico M Ganinduto ikut membatik bersama puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kendal yang digelar di GOR SMK Negeri 1 Kendal, Selasa (20/9/2022). Membatik bersama pelajar SD, SMP, SMA, SMK dan SLB ini untuk menyambut Hari Batik Nasional yang diperingt tiap tanggal 2 Oktober. 

Ada sekitar 50 pelajar yang ikut membatik dengan bimbingan Wiji Astuti, pemilik Sanggar Batik Wiji Patebon. Anak-anak membatik dimulai dengan membuat pola, mendesain, mencanting hingga menjadi kain batik yang siap diberi warna. 

Wiji Astuti mengatakan, batik karya ana-anak ini dimulai dari membuat pola dan desain sebagai dasar membuat batik, kemudian mencanting yang memerlukan ketelitian dan kesabaran. Selanjutnya akan dilakukan pewarnaan hingga menjadi kain batik yang siap pakai. Untuk menghasilkan karya batik yang baik, selain dikerjakan oleh perajin batik yang memiliki keterampilan, juga harus memiliki ketelitian dan kesabaran.

Wiji Astuti menjelaskan, batik yang dikerjakan anak-anak ini meliputi beragam motif yang menggambarkan tematik wilayah Kabupaten Kendal. Gambar yang dibuat seperti motif lautan, ikan dan kapal sebagai ciri daerah pesisir. Untuk motif daratan berupa motif parang, motif lung yang dikombinasikan dengan batik tulis ditambah gambar bunga dan kupu-kupu. Kemudian untuk motif wilayah atas atau daerah pegunungan berupa gambar daun kopi, cengkeh dan pemandangan Curugsewu. “Batik yang dikerjakan anak-anak ini motifnya menyeluruh, mulai dari motif pesisir, motif daratan dan motif pegunungan, ini jadi satu wadah untuk dibikin batik yang panjangnya 8 meter dan lebar 1,5 meter,” jelasnya, 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, karya batik anak-anak ini akan dipersembahkan kepada Bupati Kendal pada Hari Batik Nasional tanggal 2 Oktober nanti. Batik yang dibuat meliputi berbagai tematik di Kabupaten Kendal, mulai tema pesisir, tema daratan dan tema pegunungan dengan berbagai motif, seperti motif bunga, motif flora dan fauna, serta ikon-ikon Kendal. Tujuan kegiatan ini agar generasi muda ikut melestarikan batik, yang telah ditetapkan Unesco sebagai warisan budaya Indonesia. “Tujuannya agar anak-anak ini supaya ikut nguri-nguri batik, karena Unesa telah menetapkan karya batik ini sebagai warisan budaya Indonesia,” tandasnya. 

Kepala SLB Surya Gemilang Limbangan, Kuncoro mengatakan, membatik merupakan salah satu kegiatan anak-anak di sekolahnya. Bahkan hasil kerajinan batik anak-anak SLB juga sudah dijual. “Ini baju yang saya pakai ini karya dari anak-anak,” ujarnya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.