Sembilan Rumah di Dusun Leban Desa Johorejo Gemuh Habis Terbakar

Sembilan rumah di Dusun Leban Desa Johorejo Gemuh habis terbakar

0
671
Sembilan rumah di Dusun Leban RT 2 RW 2, Desa Johorejo, Kecamatan Gemuh pada Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 12.30 ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Sembilan rumah yang terbakar yaitu milik Nganti (65), Suriyah (70), Rukati (70), Saparoh (40), Sedi(55), Sri Mulyani (35), Wibowo Murdiman (40), Nur Khasanah (25), dan Nakisah (75). Sebagian besar rumah tersebut terbuat dari kayu yang lokasinya berdempetan.

Kapolsek Gemuh, AKP Abdullah Umar, mengatakan, informasi yang diperoleh, api berasal dari rumah Nganti (65) yang saat kejadian dalam kondisi kosong, karena ditinggal bekerja pemiliknya. Hasil penyelidikan sementara, sumber api diduga karena korsleting listrik. “Keterangan para saks, api pertama terlihat dari rumah Nganti, kemudian menjalar ke rumah di sebelah kanan kirinya,” katanya.
Kepala Dukuh Leban, Kaswan, kondisi cuaca yang panas dan anghin yang cukup kencang, mengakibatkan api cepat menjalar ke rumah di sebelah kana kirinya. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong, karena sebagian besar penghuni sedang merajang tembakau. “karena api cepat membesar, pemilik rumah pun tidak sempat menyelamatkan perabotan rumah tangga,” ujarnya.
.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpolkar Kendal, M Arif Masrukhin mengatakan api baru bisa dipadamkan setelah pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api itu. “Kami kesulitan memadamkan api karena sumber air cukup jauh,’’ kata dia.
Di lain pihak, Camat Gemuh, M Fatoni mengatakan, pihak kecamatan bersama puskesmas dan desa telah membuka empat posko di rumah warga untuk menampung para korban. Bantuan dari Pemkab Kendal melalui BPBD Kendal juga sudah datang, berupa makanan, perlengkapan dapur dan keperluan tidur serta peralatan sekolah. “Di empat posko itu juga dibuka dapur umu,” katanya.