SMAN 1 Kendal Gelar Study Inspirasi Bela Negara

0
636

SMA Negeri 1 Kendal telah menyiapkan kado untuk Indonesia di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-100 nanti. Kepala SMA Negeri Kendal Drs. Sunarto, M.Pd mengatakan, kado yang akan dipersembahkan adalalah generasi yang bisa menjadi pemimpin atau membawa negara ke arah yang lebih baik. “Jika sekarang anak-anak berusia 15 atau 16 tahun, maka 29 tahun kemudian/ anak-anak itu telah berusia 44 atau 45 tahun. Harapanya di usia itu, mereka ada yang sukses menjadi pejabat atau pemimpin,”katanya.

Untuk mempersiapkan itu, sebanyak 405 siswa SMA Negeri 1 Kendal diikutkan kegiatan Studi Inspirasi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan di Akmil Magelang. Kegiatan yang diadakan selama dua hari di awal September 2016 ini hanya diikuti siswa kelas X. Kepala Sekolah Sunarto mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan inspirasi kepada anak, sebagai generasi penerus, sehingga harus dipersiapkan mulai sekarang. Dipilihnya Akmil Magelang, karena Akademi Militer itu telah mencetak perwira-perwira tinggi, termasuk SBY yang pernah menjadi Presiden. “Banyak alumni Akademi ini sukses menjadi pemimpin, termasuk SBY yang pernah menjadi presiden,”ujarnya.

Kepsek Sunarto mengatakan, selama di Akmil, anak-anak diperkenalkan langsung dengan lingkungan Akmil dan  melihat proses pendidikan, bahkan mengalami kegiatan di Akmil.  Diharapkan, anak-anak sebagai  aset masa depan ini akan memiliki daya tahan yang kuat terhadap berbagai  ancaman, seperti narkoba, pornografi, bahkan ideologi yang sasarannya adalah kalangan pelajar. Untuk itu, pelajar harus dibekali agar memiliki sikap yang tangguh, sebagai generasi yang memiliki wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan NKRI. “Anak-anak diberi materi tentang wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pornografi dan penanaman ideologi, karena serangan ideologi yang cukup berbahaya juga,”jelasnya.

Anak-anak ternyata senang mengikuti kegiatan, sehingg membawa kesan yang mendalam. Seperti diakui Nidia Putri, Ferdiana dan Chrisyia Pratama.  Anak-anak itu merasakan perubahan sikap lebih disiplin dan teratur.  Anak-anak juga menjadi lebih cinta tanah air dan memahami pentingnya wawasan kebangsaan. Bahkan menjadi tahu tentang kejahatan narkoba, pornografi dan ancaman terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45. “Selain sikap disiplin yang tinggi, Saya menjadi tahu tentang bahaya narkoba yang begitu dahsyatnya, yang selama ini tidak disadari,”ujarnya.

Anak-anak juga mengikuti kegiatan outbond bersama anggota TNI dan diajak ke kawasan Gunung Tidar.