Subur Isnadi, Satu-satunya Orang yang sudah Daftar sebagai Calon Ketua Koni Kendal

Subur Isnadi, Satu-satunya Orang yang sudah Daftar sebagai Calon Ketua Koni Kendal

0
729

Swarakendal.com : Subur Isnadi mencalonkan kembali sebagai Calon Ketua Umum KONI Kendal periode 2022-2026. Pada Selasa 10 Mei 2022, Ketua KONI  Kendal periode 2018-2022 itu telah mendaftarkan diri di Kantor KONI Kendal dan diterima oleh Tim Penjaringan yang terdiri dari Ketua Tim, Joko Pranawa bersama Sekretaris Luqman Hakim dan para Anggota, terdiri dari, Bambang Jati Pamungkas, Wibowo Heru Setiyawan dan Nur Fais Subasono.

Ketua Tim Penjaringan, Joko Pranawa Adi mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran hingga H-1 penutupan di hari ini,  baru satu calon yang mengajukan berkas pendaftaran menjadi Calon Ketua Umum KONI. Masih ada satu hari waktu pendaftaran, yaitu Rabu besok. “Sampai satu hari sebelum penutupan pendaftaran, sampai sekarang baru satu pendaftar,” katanya.

Joko menjelaskan, tahapan selanjutnya, tim penjaringan akan melakukan verifikasi formulir pendaftaran dan persyaratan administrasi bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Kendal pada tanggal 12 Mei 2022. Jika semuanya clear, maka akan ditetapkan sebagai Calon Ketua Umum KONI tahun 2022-2026.

“Tahapan berikutnya adalah perbaikan formulir pendaftaran dan persyaratan administrasi bakal calon pada tanggal 13 – 16 Mei 2022,” jelasnya.

Penyampaian hasil penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum KONI Kabupaten Kendal ke Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) dijadwalkan tanggal tanggal 18 Mei 2022. Untuk Pelaksanaan Musorkab Kendal akan digelar pada 21 Mei 2022.

Sementara itu usai mendaftar, Subur Isnadi mengaku, dirinya optimis mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KONI Kabupaten periode 2022-2026. Dirinya telah mengantongi 38 dukungan dari 51 cabang olahraga yang tergabung di KONI Kendal. “Yang membuat optimis itu karena banyak dukungan dari pengurus, sehingga yakin maju lagi,” tandasnya.

Subur menegaskan, jika dirinya terpilih menjadi Ketua Umum KONI akan terus melakukan pembinaan kepada cabor, di antaranya menjadikan cabor yang sehat secara manajerial.  

“Program KONI itu jelas ya, kita hanya untuk pembinaan terhadap cabor. Yaitu menjadikan cabor itu sehat secara manajerial, dengan cara peningkatan sumber daya manusia dan ada pelatihan dari organisasi, kemudian ada peningkatan prestasi melalui puslatkab, juga sarana dan prasarana,” pungkasnya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.