Pesan Menpora Nahrawi di Hari Sumpah Pemuda

0
781

Dengan kemajuan teknologi, pemuda harus mampu untuk memajukan bangsa. Untuk itu pemuda harus meningkatkan kualitasnya yang baik. Pemuda harus menjadi motor penggerak untuk percepatan pertumbuhan ekonomi. Pesan ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang dibacakan oleh Sekda Kendal Bambang Dwiono selaku inspektur upacara Hari Sumpah Pemuda ke-88 tanggal 28 Oktober 2016 hari Jumat pagi di Alun-alun Kendal.

Namun di tengah arus globalisasi, maka sangat mudah masuknya paham-paham atau ideologi serta budaya asing yang tidak sesuai dengan jatidir bangsa Indonesia. Menurut Menpora Nahrawi, paham atau ideologi tersebut bisa mengancam keutuhan NKRI. “Kami berharap agar para pemuda menjaga keutuhan NKRI,”tegasnya.

Majunya bangsa tergantung dari peran para pemuda. Untuk itu, peran pemuda sangat diharapkan karena pemuda merupakan usia produktif yang memiliki energi yang lebih untuk membawa kemajuan bangsa. Jumlah usia muda yang mencapai 61,82 juta atau 24,5 persen dari penduduk Indonesia, maka memiliki peran  strategis bagi negara untuk memajukan pembangunan Indonesia.”Potensi pemuda Indonesia yang cukup besar itu harus digerakkan supaya bangsa ini cepat maju dan berkembang,”katanya.

Menteri juga melihat, bahwa banyaknya prestasi yang diraih para pemuda di tingkat internasional di berbagai bidang. Ini menunjukkan jika pemuda Indonesia tidak kalah prestasinya dengan bangsa lain. Diharapkan, prestasi yang telah diraih oleh anak-anak muda harus bisa menjadi pendorong atau penyemangan bagi anak-anak muda lainnya. “Jika prestasi anak-anak muda bisa menjadi spirit bagi pemuda lainnya, maka bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh bangsa lain,”ujarnya.

Upacara yang juga diikuti pelajar, mahasiswa dan ormas pemuda, diisi paduan suara dari SMA Negeri 2 Kendal. Dengan menyajikan lagu-lagu kebangsaan, seperti Satu Nuas Satu Bangsa, Bangun Pemudi Pemuda bisa menggerakkan hati para pemuda akan semakin cinta tanah air dan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.