Tahun ini, Pendapatan Pajak Kendaraan di Kendal Ditarget Raih Rp 143 Miliar

Tahun ini, Pendapatan Pajak Kendaraan di Kendal Ditarget Raih Rp 143 Miliar

0
195

Swarakendal.com : Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kendal pada tahun 2022 ini ditarget bisa memperoleh pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Kendal sebesar Rp 143 miliar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, yang digelar di Hotel Sae Inn Kendal, Selasa (31/5/2022). Kegiatan mengundang seluruh camat di Kabupaten Kendal dan Pengurus Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Kendal.

Kepala UPPD Samsat Kabupaten Kendal, Retno Pantja Indah Wijani mengatakan, pada tahun 2022 ini ditarget bisa memperoleh pendapatan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Kendal sebesar Rp 143 miliar. Angka ini naik sebesar Rp 20 miliar dari target tahun 2021. Sementara pendapatan yang sudah diraih sampai akhir Mei ini mencapai Rp 41 miliar. 

“Mudah-mudahan bisa naik lagi, karena trend perekonomian sudah mulai membaik, dilihat dari masyarakat di Kendal sudah banyak yang membeli kendaraan baru. Bea Balik Nama kendaraan tahapan satu juga ada kenaikan sudah 37 persen dari tahapan 41 persen, jadi tidak 4 persen dari tahapan yang ditentukan,” jelasnya.

Dikatakan, upaya yang dilakukan untuk mendongkrak pendapatan pajak kendaraan bermotor di antaranya memperbanyak tempat pelayanan pembayaran, seperti pelayanan Samsat Keliling. Selain itu juga mempermudah cara pembayaran pajak, yang bisa dilakukan secara online melalui aplikasi New Sakpole yang bisa diunduh di play store. “Bagi kendaraan yang tidak ada KTP, dari kepolisian siap membantu, jadi tidak saklek harus ada KTP-nya,” ujarnya.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi di kecamatan-kecamatan, bahkan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan penagihan. Selain itu juga meminta kepada pihak desa untuk membantu mengingatkan kepada warga bersamaan dengan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. “Kami sudah menyampaikan kepada camat, Saya mohon kepada penagih atau bendahara untuk mengingatkan warga yang menunggak pajak kendaraan,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, untuk membantu menaikkan pendapatan pajak kendaraan ini, Pemkab Kendal telah memberikan Surat Edaran kepada seluruh OPD, camat dan seluruh kepala desa. Selain itu, Bapenda Kendal juga akan bekerja sama dengan UPPD dengan inovasi-inovasi yang baru dalam pembayaran pajak kendaraan. “Harapannya ini bisa dimaksimalkan dengan inovasi-inovasi yang baru,” katanya.

Bupati Kendal mengatakan, bahwa kontribusi pendapatan pajak kendaraan ini tidak hanya untuk daerah, tetapi juga untuk pusat. Harapannya dengan banyaknya kontribusi yang masuk ke Kendal, maka infrastruktur jalan nasional dan jalan provinsi bisa segera diperbaiki, karena masih ada infrastruktur jalan yang harus diselesaikan. “Dengan sosialisasi ini, diharapkan ketaatan wajib pajak semakin meningkat,” harapnya.