TNI dan Dinas Pertanian Canangkan Gerakan Tanam Padi Serentak

0
600

Mengejar musim hujan yang sudah mulai turun ini, para petani diharapkan segera menanam padi. Hal ini dilakukan untuk mengejar target ketersediaan pangan nasional agar terpenuhi. Untuk itu Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) bersama Kodim 0715 Kendal Senin (07/12/2015) melakukan gerakan tanam padi serentak di Kab Kendal. “Hari ini merupakan Hari Penanaman Nasional, supaya para petani secara serentak menanam padi,”kata Kepala DP3K Kendal Ir. Sri Purwati saat Pencanangan Gerakan Tanam Padi Serentak di persawahan Desa Pucangrejo Kec Gemuh.

Menurut Sri Purwati, biasanya musim hujan mulai Oktober-April, namun tahun ini hujan baru turun pada akhir November, sehingga para petani yang ketersediaan airnya tergantung hujan, baru bisa menanam padi pada Desember ini. “Musim tanam ini termasuk terlambat, karena hujan baru mulai turun, maka para petani diharapkan memanfaatkan air semaksimal mungkin pada musim hujan ini,”imbaunya.

Sri Purwati menjelaskan, pada tahun 2015 Kendal ditargetkan bisa menyediakan lahan tanam padi seluas 47.446 hektar, namun realisasinya hanya 46.468 hektar. Hal ini karena musim kemarau terlalu panjang, sehingga sawah-sawah yang tidak mendapatkan air, tidak bisa ditanami padi. Namun untuk produktivitas meningkat, dari target 58 kwintal per hektar naik menjadi 61 kwintal per hektar.

Untuk mengejar target panen, selain memanfaatkan lahan, ketersediaan air, juga mengajak petani untuk memanfaatkan teknologi, sehingga bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi. Misalnya cara tanam dengan mesin penanam atau rice trans planter. “Dengan mesin tanam ini, bisa lebih cepat, karena persemaiannya bisa dilakukan di rumah,”katanya.

Pihak TNI juga dilibatkan untuk menyukseskan program pangan nasional. Dandim 0715 Kendal Letkol Kav Wiratno mengatkan, TNI diwajibkan membantu menyukseskan program ketersediaan pangan nasional. Tugas TNI  adalah memberikan motivasi kepada petani untuk menanam pajale, yaitu padi, jagung dan kedelai karena kebutuhannya belum terpenuhi. “Tugas TNI mendampingi petani, mulai dari menanam sampai panen dan menjaga distribusi pupuk ke petani supaya tercukupi,”jelasnya. (Ab)