Wisata Minggu Pagi di Kota Kendal perlu Ditata

0
644

Keramaian Wisata Minggu Pagi di sekitar Taman Garuda semakin menjalar ke arah utara Jalan Laut menuju RSUD dr Soewondo Kendal. Banyaknya pedagang yang berjualan di kanan kiri jalan membuat jalan menjadi ramai. Bukan hanya dipenuhi para pembeli, tapi kendaraan roda dua maupun mobil, bahkan sarana rekreasi seperti dokar dan kereta mini.

Ramainya kondisi jalan yang berakibat macetnya jalan dikeluhkan para warga yang hendak berobat ke rumah sakit. Terutama warga yang buru-buru ke rumah sakit merasa terhambat. Wayudi, warga Brangsong yang beberapa kali datang di Wisata Minggu pagi berharap pihak terkait segera turun tangan. “Semua harus diatur atau ditata supaya tidak semrawut, teruma jalan agar tetap lancar,”ujarnya.

Menurut Wahyudi, para pedagang harus diatur, misalkan semua berada di sisi barat, dan sisi timur dikosongkan supaya jalan tetap lancar. Kereta mini dan dokar juga harus diatur supaya tidak lewat jalan sekitar lokasi yang penuh para pedagang karena menjadi salah satu penyebab terhambatnya jalan. “Dokar dan kereta mini mungkin bisa dialihkan ke arah utara Bandengan mulai dari Stadion Madya,”katanya.

Wahyudi mengatakan, jika para pedagang saja sudah ditarik retribusi, maka seharusnya penataan lain segera pula dilakukan. Koordinasi semua instansi terkait, seperti Dinas Ciptaru, Satpol PP, Dinas Koperasi dan UMKM dan lainnya. “Jadi, yang aktif bukan hanya petugas retribusi saja,”katanya.

Sementara itu, Agus , warga Kendal mengatakan, Kendal memilikipotensi yang luar biasa, mulai dari para pedagang, tempat-tempat makamseperti Wali Joko, Wali Gembyang, bahkan potensi laut di Bandengandan Krangsari. “Jika semua dioptimalkan, maka bisa  menjadi satu paket wisata yang bakal ramai dikunjungi orang,”katanya.