KIK sudah mulai Bangun Pabrik

0
647
Kawasan Industri Kendal (KIK) sudah mulai membangun pabrik. Selain kantor KIK yang sudah berdiri cukup megah, saat ini sedang dibangun dua pabrik. Bahkan satu pabrik siap beroperasi di tahun 2016 ini, yaitu pabrik furniture.

Menurut Sadeni, pembangunan KIK memang tidak bisa cepat, karena memerlukan proses, sehingga harus bertahap. Dalam jangka waktu sekitar dua tahun, dari 2.200 hektar yang direncanakan, baru sekitar 700 hektar lahan yang sudah dibebaskan.

“Saya rasa tidak berjalan lambat, tapi memang butuh proses. Untuk pembebasan lahan saja butuh waktu, contohnya, untuk mengurus lahan satu bidang saja harus menunggu semua pihak keluarga menyetujui semua, jadi bisa kelar sampai berbulan-bulan. Tapi yang jelas, sekarang sudah kelihatan dan dua pabrik sudah mulai dibangun,”jelasnya.

Sadeni juga menjelaskan, dalam membangun KIK sangat memperhatikan dampak lingkungan. Semua benar-benar ditata dengan baik, karena tidak ingin mengecewakan pihak perusahaan yang  akan menempati kawasan ini. “Kalau masalah dampak lingkungan, benar-benar diperhatikan dengan baik. Bagaimana kawasan yang semula sering terendam air, menjadi kawasan yang bebas banjir,”kata Sadeni.

Sadeni berharap semua pihak ikut memberikan dukungan, karena dengan berdirinya KIK akan banyak memberikan manfaat besar untuk masyarakat, terutama lapangan pekerjaan. “Sembilan puluh persen karyawannya adalah orang Kendal. Jadi, nanti tidak perlu jauh-jauh bekerja ke luar negeri, tapi bisa bekerja di sini. Tidak perlu meninggalkan suami atau istri karena bekerja ke luar negeri,”harapnya. (Ab)