Pemkab Kendal Pasang Spanduk “Anti Radikalisme dan Komunisme”

0
383

Pemkab Kendal akan melakukan pemasagan spanduk bertuliskan “NKRI Harga Mati. Tidak Ada Ruang di Kabupaten Kendal untuk Radikalisme dan Komunisme”. Spaduk berukuran 1 x 4 meter tersebut akan dipasang di semua Kantor kecamatan dan tempat- tempat strategis lainnya di Kab Kendal.

Bupati Kendal dr Mirna Annisa saat melakukan pemasangan spanduk di Kecamatan Ngampel Kamis (20/5/2016) mengatakan, pemasangan spanduk tersebut dengan harapan agar dibaca masyarakat, supaya ikut waspada terhadap penyebaran paham tersebut. Pemasangan spanduk tersebut atas ide Bagian Humas Pemkab Kendal dan Kesbang. Pasalnya di desa-desa sudah ada indikasi muncul paham radikalisme dan komunisme. Hal ini terlihat dengan munculnya atribut simbol-simbol komunis dan radikal di masyarakat, seperti di bendera, kaos, topi dan stiker.

Bupati mengatakan, rencananya pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei akan dilakukan deklarasi bersama anti paham radikal dan komunis. Deklarasi akan melibatkan semuruh unsur masyarakat, pegawai negeri termasuk para kepala desa dan perangkat desa. Namun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa, sekaligus juga deklarasi anti korupsi dan anti pungli. “Jadi bukan hanya memasang spanduk, tapi harus ada komitmen bersama yang ditandai dengan melakukan deklarasi,”katanya.

Ketua DPRD Kendal Prapto Utono pun mendukung pemasangan spanduk tersebut. Menurutnya, spanduk tersebut paling tidak dipasang di tiap-tiap kecamatan. “Saya spanduk itu penting untuk dipasang agar masyarakat waspada terhadap paham radikal dan komunis yang memang bertentangan dengan Pancasila,”ujarnya.