Anak-anak SDN 3 Bandengan tetap senang Sambut Kedatangan Jokowi

0
517
Puluhan murid SD Negeri 3 Bandengan Kendal sedikit kecewa atas kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Kelurahan Bandengan Jumat (17/6/2016) siang. Pasalnya, anak-anak yang didampingi seorang guru laki-laki itu sangat berharap bisa menyampaikan keinginannya langsung kepada presiden. Dengan harapan keinginannya itu bisa segera terwujud, yaitu perbaikan gedung sekolah yang kondisinya terendam air rob.

Karena sudah merasa tidak bisa langsung menyampaikan keinginannya itu, maka dengan antusias dan gembira, anak-anak itu datang menyambut presiden dengan membawa pesan yang ditulis dengan spidol di atas kertas manila putih, dengan harapan bisa dilihat oleh presiden. Pesan itu bertuliskan “Pak Presiden, SD Kami Kena Rob, Tidak Ada Tempat Bermain”. Tentunya, jika presiden membawa pesan tulisan itu, maka presiden akan langsung merespon keinginan tersebut.

Dandim Kendal Letkol Inf. Piter Dwi Ardianto yang melihat kedatangan anak-anak  sambil membawa tulisan tersebut tentu tidak memperbolehkan. Pasalnya, terkesan seperti melakukan demo. Dengan sigap, meminta agar anak-anak tidak membawa pesan tulisan tersebut. Alasannya, tidak pantas kedatangan presiden disambut seperti demo. Sempat terjadi perdebatan antara Pak Guru yang mengawal anak-anak dengan Dandim. Pak Guru beralasan sudah berkali-kali mengajukan ke pihak dinas, namun belum juga ada tanggapan. “Maaf Pak, kami hanya ingin menyampaikan kepada Pak Presiden, sebab kami sudah berkali-kali mengajukan ke dinas, tapi belum ditanggapi,”katanya.

Setelah diberi penjelasan, Pak Guru itu memahami kekeliruannya, dan pesan tulisan itu akhirnya tidak dibawa. Anak-anak pun tetap menyambut kedatangan Presiden dengan senang. Demikian pula para warga merasa senang, karena kedatangan Presiden untuk memberikan 1000 paket sembako untuk diberikan kepada warga. Usai dari Kel Bandengan, Jokowi juga membagikan 1000 paket sembako kepada warga di Desa Plantaran Kaliwungu Selatan.