Komisi D Minta Dinkes segera Sidak Makanan

0
386

Komisi D DPRD Kendal akan segera mengajak pihak Dinas Kesehatan Kendal untuk melakukan sidak atau pemantauan terhadap barang-barang makanan dan minuman  mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan pewarna. Anggota Komisi D DPRD Kendal Aribowo mengatakan, sidak ini untuk mengetahui kondisi langsung di lapangan, sekaligus memberi peringatan kepada pedagangnya. “Jangan sampai ada yang menjual makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks,”katanya.

Ari mengatakan, menjelang Lebaran itu cukup rawan terhadap beredarnya makanan yang tidak sehat. Untuk itu Dinkes seharusnya jauh-jauh hari sudah melakukan pemantauan. Dan pemantauan dilakukan di seluruh kecamatan. Jika keterbatasan dana dan jumlah petugas, sehingga tidak bisa optimal melakukan pemantauan, menurut Ari, bisa bekerja sama dengan pihak lain. “Makanya nanti akan Kami ajak biar segera melekukan sidak,”katanya.

Menurut Ari, jika keterbatasan jumlah petugas, maka bisa menugaskan petugas yang ada di puskesmas kecamatan. Sehingga tidak ditangani sendiri oleh pihak Dinkes. “Ya ini yang harus dibenahi mengenai jalur koordinasi,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Kendal dr Mirna Annisa justru sudah lebih dahulu melakukan sidak di pasar. Sidak di Pasar Weleri dilakukan Rabu (23/6/2016) walau tanpa didampingi Dinkes maupun dinas terkait lainnya. Selain memantau harga-harga kebutuhan pokok, juga memantau makanan yang mengandung bahan berbahaya. Saat sidak, Bupati melihat beberapa pedagang yang manjual makanan dengan pewarna yang berbahaya. “Nanti biar Dinkes yang memeriksa kandungan zat pewarna berbahaya ini,”kata Mirna.

Kepada masyarakat dihimbau agar teliti saat membeli barang, supaya mendapatkan barang-barang yang bagus. Situasi ramainya pembeli, memungkinkan bagi pedagang untuk sengaja mencampur barang-barang yang sudah kadaluwarsa, supaya tidak mudah terlihat.