Akibat Buruknya Drainase, Kota Kendal masih Dilanda Banjir

0
423

Akibat buruknya sistem drainase, Kota Kendal masih terkena banjir. Seperti pada Jumat (23/9/2016) malam akibat hujan  tiga jam membuat  lima desa  di kabupaten Kendal terendam banjir. Bahkan sisa genangan air banjir masih menggenang di Perkantoran Pemkab Kendal hingga Sabtu paginya. Banjir juga  menggenagi sebagian jalan dan rumah warga akibat luapan sungai Kendal. Padahal Sungai Kendal sudah dinormalisasi. Ketinggian banjir hampir merata di jalan pemukiman 20 sampai 30 centimeter, bahkan beberapa rumah waarga juga kemasukan air banjir. Lima  kelurahan yang terndam banjir adalah  kelurahan Kebondalem, Ngilir, Balok, Langenharjo dan Patukangan.

Salah satu  warga  Kebondalaem Kendal, Ibu Dedeh mengatakan   rumahnya terkena banjir namun akibat jalan yang ditinggikan, sementara saluran air tidak lancar sehingga   air dari jalan menuju dataran randah  masuk dalam rumah warga.
“Akibat jalan ditinggikan, sementara saluran drainase tidak  lancar, mambuat  perkampungan banjir,”katanya.

Banjir juga mengakibatkan jebolnya beberapa tanggul, karena tidak kuat menahan derasnya air. Plt. Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kendal, Slamet, mengatakan, karena hujan  deras sehingga debit air sungai  yang  tinggi membuat  beberapa  tanggul  mengalami jebol sehingga luapan air sungai menggenagi pemukiman warga setinggi antara  20-30 sentimeter. Pihak BPBD Kendal untuk sementara hanya memberikan bantuan  sak yang diisi pasir kemudian di  timbunkan pada tanggul yang jebol agar  air tidak menggenag ke pemukiman warga. “Pemerintah Kabupaten Kendal  juga masih melaksanakan  normalisasi di  beberapa  sungi di kendal,”ujarnya.