Tim Penanggulangan Kemiskinan akan Giatkan Perusahaan untuk Maksimalkan Dana CSR

0
424

Pemberian bantuan modal akan lebih mengena untuk upaya pengentasanan kemiskinan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kendal Drs Masrur Masykur selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TPKD) Kab Kendal saat Rakor TPKD Kab Kendal Rabu (16/11/2016) di Pendopo Kendal. Untuk itu, ke depan TPKD akan lebih mengoptimalkan untuk menggiatkan program bantuan modal bagi warga miskin. Pasalnya, dengan pemberian modal, maka akan menciptakan wirausaha sebagai bekal untuk meningkatkan kesejahteraan. “Untuk penanggulangan kemiskinan, yang paling mengena ya pemberian bantuan modal. Tapi, kalau bantuan berupa barang atau rehab rumah itu sifatnya untuk hal-hal yang mendesak,”katanya.

Adapun tema rakor TPKD yaitu Peran CSR dalam Penanggulangan Kemisknan. Sekretaris TPKD Kab Kendal, M Toha berharap, agar perusahaan lebih meningkatkan dana CSR-nya untuk membantu menanggulangi kemiskinan di Kab Kendal. Sebab, tugas pengentaskan kemiskinan, bukan hanya oleh pemerintah, tapi pihak lain seperti perusahaan-perusahaan, baik BUMD maupun perbankan juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mengentaskan kemiskinan. “Upaya kami, nanti akan mengoptimalkan supaya perusahaan-perusahaan lebih maksiman mengeluarkan dana CSR-nya,”ujarnya

Rakor TPKD ini dibuka oleh Sekda Kendal Bambang Dwiono. Dikatakan, bahwa jumlah warga miskin di Kab Kendal masih tergolong tinggi, yaitu berada di peringkat ke 14 di Jawa Tengah. Diharapkan agar TPKD lebih meningkatkan lagi upayanya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kendal. “Harus bekerja lebih keras lagi bagi TPKD supaya kemiskinan lebih cepat diatasi,”harapnya.

Sementara itu Ikhwan Drajat dari perwakilan perusahaan menilai, masih banyak perusahaan yang belum menyadari pentingnya CSR. Padahal, semakin besar suatu perusahaan mengeluarkan dana CSR-nya, justru perusahaan tersebut akan semakin berkembang. “Ini yang belum disadari oleh sebagian perusahaan dalam mengeluarkan dana CSR, sehingga pemahaman ini perlu disampaikan,”ujarnya.