35 Warga Desa Wungurejo dan Tejorejo sudah Ambil Uang Ganti Rugu Lahan

Sebagian warga Desa Wungurejo dan Tejorejo sudah ambil uang ganti rugi lahan tol

0
1275

Sebanyak 35 warga pemilik lahan yang terkena pembangunan jalan tol di Desa Wungurejo dan Tejorejo Kec Ringinarum ternyata sudah mengambil uang ganti rugi lahan. Keterangan ini disampaikan oleh Panitera Pengadilan Negeri Kendal, Soedi Waluyo saat ekseskusi lahan Selasa (9/5/2017). Sebelumnya, mereka bersama 98 warga menolak ganti rugi, dan mengajukan keberatan ke pengadilan. “Sudah ada 35 warga yang mengambil uang ganti rugi dan semakin sini makin banyak warga yang datang akan mengurus ganti rugi,”katanya.

Soedi Waluyo mengatakan, pihak Pengadilan Negeri Kendal siap melayani warga yang akan mengambil uang ganti rugi lahan. Dikatakan, pengadilan hanya melakukan keputusan hukum, termasuk melakukan eksekusi lahan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. “Kami siap melayani warga yang akan mengambil uang ganti rugi, tanpa ada potongan, semuanya utuh,”katanya.

Sementara itu, Ketua PPKom Pengadaan Lahan Tol Batang-Semarang, Tendy Haryanto mengatakan, selain di Desa Wungorejo dan Tejorejo yang Selasa (9/5/2017) dilakukan ekseskusi, masih ada beberapa bidang lahan di 13 desa yang belum dibebaskan. Saat ini sedang proses konsinyasi ganti rugi lahan di pengadilan. “Targetnya di bulan Mei ini semuanya sudah dibebaskan,”kata Tendy.

Koordinator Warga, Samsudin mengatakan, tetap tidak akan mengambil uang ganti rugi yang sudah dititipkan di pengadilan, sebelum mendapatkan harga yang wajar. Bahkan, sampai pembangunan jalan tol selesai dan sudah beroperasi, tetap tidak akan mengambil uang ganti rugi, jika harga ganti ruginya masih tetap Rp 220 ribu per meter. “Kami dan semua warga mendukung pembangunan jalan tol, tapi karena harga ganti ruginya tidak wajar, maka Kami menolak,”tukasnya.