Para Sekdes Berharap Tetap menjadi Sekdes du Desanya

Silaturahmi Paguyuban Sekdesdengan Bupati Kendal

0
1234

Para sekretaris desa (Sekdes) atau carik di Kab Kendal merasa galau. Perasaan ini dialami setelah pemerintah mengadakan uji kompetensi belum lama ini. Para sekdes khawatir tidak lagi menjadi sekdes karena adanya uji kompetensi itu. Para sekdes pun tetap berharap menjadi sekdes di desanya. Seperti dikatakan Ketua Paguyuban Sekdes Kab Kendal, Mujiono saat acara Silaturahmi Paguyuban Sekdes se Kab Kendal di Hotel Sae In Kamis (10/8/2017). “Kami berharap kepada Ibu Bupati untuk bisa menyampaikan keinginan para sekdes ini,”harapnya.

Menurut Mujiono, walaupun sekdes itu pegawai negeri, namun bukan berarti bebas di tempatkan di mana saja. Pasalnya, sejak awal masuk sebagai aparat adalah untuk menjadi kades, bukan menjadi pegawai lainnya. Apalagi sampai sekarang belum ada ketentuan yang mengatur jabatan sekdes bisa dipindahkan ke jabatan lain. “Kami tetap menjadi sekdes,”ujarnya.

Mujiono yang didampingi Sekdes Sudaryadi mengatakan akan membentuk tim kecil yang akan merumuskan aspirasi para kades. Hasil rumusannya akan disampaikan kepada Pemkab Kendal. “Tim kecil ini yang akan mewakili paguyuban untuk bersama-sama dengan Pemkab Kendal untuk merumuskan aspirasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat,”ujarnya.

Sementara Bupati Kendal dr Mirna Annisa  meminta agar para sekdes tidak usah bingung. Sebagai aparatur sipil negara yang paling penting memahami beban jabatan yang diembannya. “Silahkan paguyuban bikin tim kecil untuk bersama-sama dengan Pemkab untuk mengkaji kebijakan pusat ini,”katanya.

Bupati Mirna pun mengatakan, jika sekdes telah berperan besar terhadap kemajuan desa. Penghargaan yang telah diraih Pemkab Kendal, seperti penghargaan WTP dari BPK tidak lepas dari peran sekdes. Para sekdes juga berperan besar terhadap naiknya pendapatan pajak di Kab Kendal. “Kalau melihat peran besar para sekdes, Saya kira pemerintah pusat bisa memahami keinginan para sekdes,”ujarnya.