Ribuan Warga Saksikan Kemeriahan Karnaval Pemkab Kendal di Weleri

Karnaval Kab Kendal di Weleri 2017

0
1893

Karnaval Hari Jadi Kab Kendal dan HUT Kemerdekaan RI yang digelar malam hari di kawasan Pasar Weleri, Sabtu 2 September 2017 ternyata mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga berjubel di sepanjang rute karnaval, mulai Lapangan Sambongsari Weleri sampai Pertigaan Weleri-Sukorejo, sejak barisan pertama berjalan hingga barisan penghabisan.

Barisan mengantarkan Bupati Kendal dr Mirna Annisa menggunakan Kereta Kencana bersama putrinya menandai dimulainya perjalanan karnaval menuju panggung kehormatan di depan Pasar Weleri. Sepanjang rute, ketika kereta kencana berhenti dimanfaatkan oleh warga untuk memotret Bupati, bahkan beberapa ada yang menyempatkan untuk berfoto selfie. Tiba di panggung kehormatan, Bupati Mirna duduk di kursi kehormatan di sebelah suaminya bersama Wakil Bupati dan anggota Forkompimda yang sudah berada di sana. Upacara pembukaan ditandai dengan peletusan balon yang berisi serpihan kertas berwarna-warni.

Tari Kebyar Kebangsaan yang dipersembahkan oleh Dewan Kesenian Kendal mengawali atraksi di depan panggung kehormatan. Kemudian dilanjutkan satu per satu dari tiap-tiap kelompok peserta karnaval untuk menunjukkan atraksinya di hadapan Bupati dan tamu undangan. Berbagai macam sajian kesenian yang ditampilkan oleh 20 kecamatan, peserta dari lima daerah, yaitu Banyumas, Magelang, Kota Pekalongan, Batang dan Kabupaten Semarang serta Marching Band PIP Semarang. Kelompok suporter Persik Kendal mengakhiri aksi karnaval tahunan.

Camat Weleri, Marwoto selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyaksikan acara karnaval dengan tertib. Juga kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik perserta karnaval maupun petugas yang telah membantu menjaga keamanan, sehingga karnaval berjalan dengan lancar dan menyenangkan. “Kami mohon maaf jika yang disajikan ada tidak sesuai dengan yang direncanakan, seperti lampu-lampu lampion yang tidak bisa dipasang maksimal, karena kendala ketknis,”kata Camat Marwoto.

Selama berlangsungnya karnaval, rute karnaval ditutup total, bahkan palang pintu kereta api juga ditutup permanen. Arus lalulintas dari barat maupun timur dialihkan ke jalan arteri, termasuk kendaraan ke arah Sukorejo maupun yang ke Batang.  Waka Polres Kendal, Kompol Sugiyatmo mengatakan, sekitar 700 petugas dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara karnaval. “Seluruh petugas sebanyak 700 personil itu sudah termasuk polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Banser, Kokam, Pemuda Pancasila dan Lindu Aji,”katanya.