Produksi Telur Bebek Turun, Harga Telur Asin jadi Naik

Produksi telur bebek menurun, harga telur asin jadi naik

0
3601

Musim tanam padi ternyata berpengaruh terhadap produksi telur bebek. Pasalnya, jika musim tanam padi, maka biasanya peternak tidak membawa bebek-bebeknya ke sawah. Peternak bebek akan membawa bebek-bebeknya ke sawah jika musim panen padi. Karena itulah pada musim panen padi, produksi telur bebek meningkat dan sebaliknya pada musim tanam padi, produksi telur bebek menurun. Hal itu karena pada musim panen padi, bebek-bebek mendapatkan makanan tambahan di sawah, sedangkan pada musim tanam padi, bebek-bebek hanya mengandalkan makanan di kandang yang jumlahnya terbatas, sehingga mempengaruhi produksi telurnya.

Seperti pada musim tanam padi di bulan Januari ini, produksi telur bebek mengalami penurunan. Hal ini dikatakan seorang perajin telur asin di Kelurahan Banyutowo Kendal, Inayah, bahwa saat ini agak susah menjari telur bebek. “Biasa kalau musim tanam padi ya barangnya langka, agak susah dicari,”katanya.

Alkibat langkanya telur bebek, membuat harga telur asin sedikit mengalami kenaikan. Pasalnya, harga telur bebek mentah juga sedikit mengalami kenaikan, sehingga harga telur asin pun otomatis naik juga. Saat ini harga telur bebek mentah rata-rata per butir Rp 2.000,-.  Sebagai perajin telur asin, Inayah menjualnya per butir Rp 2.500,-. “Harga telur bebek naik, Saya jualnya sekarang Rp 2.500,- per butir,”ujarnya.

Berkurangya produksi telur bebek di peternak, tentu saja berimbas pada perajin telur asin yang ikut juga berkurang produksinya. Karena jumlahnya terbatas, Inayah hanya mengutamakan kepada pelanggan tetapnya. “Tetap jalan, tapi yang diutamakan untuk pelanggan tetap, seperti warung makan,”pungkasnya.