Sanggar Kejeling Desa Sidomulyo Cepiring Aksi Taman Pohon dan Bersih Pantai

Sanggar Kejeling Desa Sidomulyo Cepiring gelar aksi Serentak Kita Bergerak

0
1925

Sanggar Kejeling di Desa Sidomulyo Kecamatan Cepiring menggelar kegiatan berjudul Serentak Kita Bergerak, Minggu (6/5/2018). Kegiatan utama ini adalah aksi menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon, sekaligus bersih-bersih pantai. Sebagai penyemarak kegiatan yang sebagian besar diikuti anak-anak muda ini, sebelumnya dilakukan pentas seni dari anak-anak sanggar, talk show, seminar lingkungan hidup dan bersepeda bersama. Panitia juga menampilkan pameran hasil karya anak-anak berupa lukisan dan kerajinan dari barang bekas serta pameran koleksi keris.

Acara diawali dengan pentas seni yang menampilkan kesenian tradisional Tari Kuda Lupning, musikalisasi puisi dan talk show yang menghadirkan narasumber dari aktivis lingkungan dan BNNK Kendal. Kemudian dilanjutkan dengan aksi menanam pohon di pantai yang sebelumnya diawali dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan. Tanda tangan bersama dilakukan di sebuah layar lebar yang bertuliskan Sepakat Serentak Kita Bergerak. Camat Cepiring, Endah Ispriyandini diberi kehormatan untuk membuka acara, sekaligus melakukan tanda tangan komitmen bersama, kemudian diikuti oleh tokoh masyarakat dan warga. Selanjutnya, bergerak bersama menuju pantai yang berjarak sekitar 2 kilometer dengan menggunakan sepeda.
Camat Cepiring, Endah Ispriyandini merasa bangga dengan anak-anak muda yang mau memelopori masyarakat untuk mencintai lingkungan dan melestarikan kesenian tradisional. “Saya merasa bangga, karena kalau bukan anak-anak muda, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan agar tetap lestari dan melestarikan budaya tradisional. Jika tidak ada anak-anak muda yang mau melestarikan budaya sendiri, maka lama-lama akan hilang dan tergantikan oleh budaya luar,”ujarnya.
Gembong Sapto Nugroho dari BNNK Kendal Kasi Pencegahan juga merasa bangga dengan kegiatan yang dilakukan oleh Sanggar Kejeling bersama masyarakat. Dengan menghadirkan dirinya dari BNNK Kendal menunjukkan adanya kesadaran dari anak-anak muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. “Hanya anak-anak muda yang anti narkoba inilah yang bisa menjaga kelestarianh lingkungan,”katanya.
Pembimbing Sanggar Kejeling, Agus Riyatno didampingi Penasihat Ilin Nuha mengatakan, Sanggar Kejeling yang secara resmi baru berdiri pada bulan Maret 2018 lalu mengadakan kegiatan rutin mingguan, yaitu latohan kesenian gamelan, latihan membuat kerajinan, melukis, puisi, dan belajar bersama. Kegiatan dilakukan tiap hari Minggu, mulai pagi sampai siang yang tiap minggunya sudah dijadwal dengan bidang yang berbeda. “Jadi, untuk minggu pertama latihan membuat kerajinan, minggu kedua latihan melukis, minggu ketiga karawitan atau gamelan dan seterusnya. Tapi yang namanya anak-anak, tiap minggu maunya latihan semuanya,”jelasnya.
Ketua panitia, Dicky menambahkan, untuk kegiatan menanam pohon disediakan 50 bibit pohon ketapang dan 50 biibit pohon mangrove. Dalam kegiatan ini, panitia mengundang perwakilan dari berbagai kelompok masyarakat, seperti kelompok petani, kelompok tambak, komunitas pendaki gunung, Kosti, Gerak Peduli Kendal, Kendal Membaca, Kendal Mengajar, juga Duta Wiasta dan lainnya. Panitia juga mengundang pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal dan Pengairan Kendal. “Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat supaya semuanya bisa bergerak bersama menjaga kelestarian lingkungan,”katanya.
Sementara itu Kepala Desa Sidomulyo, Sutrisno Ibrahim mengatakan, sangat mendukung kegiatan ini. “Saya harap, kegiatan ini bisa terus berlanjut. Kami juga mempunyai keinginan, pantai ini bisa menjadi tempat wisata, walaupun agak berat karena kondisi akses jalan yang melintasi area persawahan dan tambak masih berupa jalan setapak, tapi secara bertahap akan diupayakan,”ujarnya.