Sosialisasi TP4D untuk Cegah Tindak Korupsi

Sosialisasi TP4D Kendal

0
439
Jangan sampai karena ketidaktahuan dan ketidaksengajaan dalam menjalankan tugas, seorang aparatus sipil negera (ASN) terkena kasus korupsi. Hal ini disampaikan Bupati Kendal dr Mirna Annisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda Kendal M. Toha ST Msi saat acara Sosialisasi TP4D di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa 8 Mei 2018. Sosialisasi TP4D atau Tim Pendamping Pengawasan Pemerintah dan Pembangunan Daerah yang diadakan oleh Kesbangpol Kendal dalam kegiatan Rakor Masalah Strategis dan Aktual diikuti kepala desa, kepala puskesmas, kepada sekolah di Kab Kendal.

Bupati mengingatkan agar ekstra hati-hati dan tidak terjerumus dalam menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD maupun APBN. Kepada pihak sekolah, agar tidak melakukan pungutan liar, karena membebani orang tua. Kepala kepala desa dan kepala puskesmas dan OPD juga diingatkan agar tidak melakukan KKN dan pungli.  “Jika masih ada yang  berani melakukan pungutan liar di sekolah, akan ditindak tegas dengan sanksi dicopot dari jabatannya,”katanya.
Sementara itu Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kendal Eddy Wijayanto selaku Ketua TP4D Kab Kendal mendampingi Kepala Kepala Kejaksaan Negeri Kendal Yudi Hendarto mengatakan, siap mendampingi OPD supaya tidak ada lagi kekhawatiran dalam menjalankan tugas, sehingga tidak terjerat korupsi. Dikatakan, saat ini hanya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang sudah melakukan kerjasama dengan Kejaksaan. “Silakan kepada OPD lain, Kami siap bekerjasama pendampingan,”ujarnya.
Kepala Kesbangpol Kendal, Ferinando Bonay mengatakan, tujuan sosialisasi  untuk menyamakan visi misi dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Dengan sosialisasi ini diharapkan tidak ada lagi yang berani melakukan korupsi,”katanya.