Mulai H – 3 Lebaran, Truk Dilarang Beroperasi di Jalur Pantura

Mulai H - 3 Lebaran, truk-truk dilarang beroperasi di jalur pantura

0
486
Mulai H – 3 Lebaran sampai H+8 Lebaran, kendaraan berat pengangkut barang maupun kontainer dilarang beroperasi di jalan raya. Namun untuk truk pengangkut BBM, sembako dan barang hantaran pos masih tetap diizinkan beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, mengatakan, larangan itu berdasarkan Permenhub Nomor 34 Tahun 2018 tentang Peraturan Lalu Lintas pada Masa Angkutan Lebaran. Dikatakan, truk dengan berat minimal 14.000 kg (14 ton) dilarang melintas di jalan nasional dan ruas tol. ‘’Kendaraan seperti BBM, hantaran pos, bus, dan yang membawa sembako masih diizinkan melintas,’’ kata dia, Kamis (7/6/2018)

Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya mengatakan, akan menindak tegas bagi pengemudai yang melanggar larangan atau nekad melintas di jalan raya. Bagi truk yang terkena sanksi akan diparkirkan di lokasi yang disediakan, seperti di Terminal Bahurekso dan beberapa tempat di Kaliwungu. “Pelarangan tersebut demi kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran,”katanya.

Untuk menyambut para pemudik, Polres Kendal mendirikan pos pelayanan dan pos-pos pengamanan di sepanjang jalur pantura. Pos-pos tersebut dijaga oleh etugas gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 H. “Mereka terdiri atas Polri, TNI, dan Dinas Kesehatan serta pramuka dan organisasi radio,”pungkasnya.