Tugu Batas Wilayah Kendal di Kaliwungu mulai Dibangun

Pembangunan Tugu Batas Wilayah Kendal di Kaliwungu

0
1027
Pemerintah Kabupaten Kendal mulai mempercantik wilayah perbatasan sebagai wajah kota yang harus ditonjolkan. Dimulai dengan pembangunan Tugu Batas Wilayah Kabupaten Kendal dengan Kota Semarang di Sumberejo  Kaliwungu yang sudah dikerjakan sejak Agustus lalu dan ditarget paling lambat selesai pada pertengahan Desember mendatang. Bangunan Tugu Batas Wilayah itu berupa pilar-pilar yang berdiri megah di median jalan, sisi kiri dan kanan jalan.

Kasi Kasi Pertamanan dan Permakaman pada Dinas Lingkungan Hidup Kendal/ Wahjuono Irwanto mengatakan, bangunan utama berada di median jalan terdiri dari 3 pilar setinggi 12 meter yang masing-masing di atasnya terdapat kendi besar dari tembaga. Pilar-pilar itu berbentuk ranting pohon khas kendal yaitu pohon kendal. “Kendil yang terbuat dari tembaga berada di atas pilar,”kata Wahju saat ditemui di ruang kerja, Senin (24/9/2018).
Wahju menjelaskan, bangunan pilar di sisi kiri dan kanan bentuknya sama, yaitu masing-masing terdiri dari 7 pilar yang bentuknya seperti orang sedang duduk tahiyat. Di bagian bawah depan deretan tujuh pilar itu terdapat tulisan Kendal Beribadat. “Nantinya akan dipasang lampu sorot dari bawah,”ujarnya.
Dikatakan, selama pembangunan proyek tersebut sudah diupayakan agar matrial yang digunakan tidak mengganggu arus lalulintas. Oleh karena itu, pembangunannya dilakukan secara bertahap, yaitu dimulai dari pilar bagian utara, kemudian dilanjutkan pilar di bagian tengah dan tahap terakhir pilar di bagian selatan.
Wahyu mengatakan, untuk gapura batas wilayah yang lama akan dibongkar karena, sesuai Permen PU tidak boleh membuat bangunan yang melintang di jalan. Selain itu, gapura bertuliskan Selamat Datang Kabupaten Kendal juga terkena proyek pembangunan pintu keluar jalan tol. “Gapura perbatasan bakal dibongkar karena terkena proyek untuk exit tol, sehingga bangunan tugu batas dibuat agak mundur ke barat,”katanya.
Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, pembangunan tugu tersebut menggambarkan karakter warga Kabupaten Kendal yang selalu mengedepankan beribadah dalam melaksanakan kehidupan sehari harinya. “Tugu itu juga menggambarkan secara singkat sejarah dan asal mula pemberia nama Kabupaten Kendal,”jelasnya.