PKL yang tidak Jaga Kebersihan akan Diberi Sanksi tidak boleh Berjualan

Bupati Mirna cek kebersihan Alun-alun dan Taman Garuda

0
381
Keinginan Bupati Kendal Mirna Annisa untuk menwujudkan Kota Kendal selalu bersih dan sehat tidaklah main-main, terutama di kawasan Alun-alun dan Taman Garuda yang merupakan wajah kota. Hal ini setelah Bupati bersama beberapa pejabat pada Selasa (18/12/2018) pagi melihat kondisi Alun-alun dan Taman Garuda yang tampak kotor dan penempatan tempat-tempat sampah yang kurang tertata dengan baik. Bupati pun langsung memunguti sampah-sampah yang masih berserakan dan meminta kepada OPD terkait untuk menata penempatan tempat-tempat sampah dengan baik.

Bupati Mirna mengatakan, jika kondisi ini dibiarkan, maka taman kota sebagai ruang terbuka hijau tidak akan nyaman untuk dinikmati masyarakat, terutama bagi anak-anak yang bermain. Langkah yang diambil adalah akan memberikan sanksi tegas kepada pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun dan Taman Garuda Kendal yang tidak menjaga kebersihan. Demikian pula bagi warga yang tidak menjaga kebersihan atau membuang sampah sembarangan juga akan diberi sanksi. “Kalau tidak ada sanksi tegas, ya mereka tidak akan berubah,” katanya.
Menurut Bupati Kendal Mirna, pemberian sanksi tegas ini agar masyarakat disiplin dalam menjaga kebersihan. Sanksi yang diberikan bagi pedagang mulai dari peringatan, hingga sanksi tidak boleh berjualan lagi. Nantinya anggota Linmas akan ditugaskan untuk melakukan pengawasan dan memfoto warga yang membuang sampah sembarangan, kemudian foto tersebut akan dipajang di kawasan Alun-alun. Untuk itu, Bupati segera mengundang pengurus Paguyuban PKL Bahurekso Kendal untuk membuat komitmen dalam menjaga kebersihan. “Nanti pedagang yang tidak bisa menjaga kebersihan, terpaksa diberi sanksi tidak boleh berjualan,” ujarnya.
Seorang pengurus PKL Bahurekso Kendal, Yuli Haryati mengatakan, sebenarnya pihak pengurus sudah sering memberitahu kepada para pedagang agar menjaga kebersihan. Ia berharap, jika sanksi tegas diberlakukan, maka para pedagang akan selalu menjaga kebersihan. “Sebenarnya berat kalau sanksinya tidak boleh berjualan, karena ini kan untuk  mencari nafkah. Tapi semoga saja dengan sanksi tegas, akan membuat pedagang benar-benar menaati peraturan,” katanya.
Ketua Dinas Lingkungan Hidup Kendal, Sri Purwati mengatakan, pihak dinas sudah berupaya untuk membuat taman kota menjadi bagus dan bersih. Selain memelihara tanaman juga menempatkan sejumlah tempat sampah. “Atas arahan Bupati, Taman Garuda ini harus ditata kembali supaya bersih, rapi dan sehat,” katanya.