Kec. Brangsong masih Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Musrenbangcam Kec. Brangsong

0
1109

Kecamatan Brangsong masih memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan. kabupaten di wilayahnya. Pasalnya masih ada jalan kabupaten yang kondisinya rusak. Hal ini disampaikan Camat Brangsong, Bambang Joko Pitono saat Musrenbangcam Kec. Brangsong, Kamis (7/2/2019) di Aula Kec. Brangsong.

“Perbaikan infrastruktur jalan kabupaten tetap dilanjutkan, karena di beberapa titik masih ada jalan kabupaten yang kondisinya rusak. Selain infrastruktur lainnya, seperti senderan irigasi, talud, gorong-gorong dan perbaikan irigasi lainnya,” katanya.
Camat Bambang mengatakan, sesuai taqline pembangunan tahun 2020 yaitu Kendal Berdaya Saing, maka prioritas utama program pembangunannya adalah peningkatan SDM atau pemberdayaan masyarakat, khsusunya untuk penumbuhan ekonomi kerakyatan. Tujuannya untuk agar kegiatan UMKM, industri rumahan semakin maju. “Program-programya seperti pelatihan-pelatihan keterampilan dan pembinaan kepada pelaku usaha supaya semakin maju,” ujarnya.
Musrenbang yang diikuti seluruh kepala desa, LPMD, PKK dan unsur-unsur desa lainnya dihadiri Ketua DPRD Kendal dan Tim dari Pemkab Kendal, seperti Baperlitbang.
Sekretaris Baperlitbang Pemkab Kendal, Puji Astuti dalam pengarahannya menegaskan, bahwa sesuai taqline pembangunan tahun 2020 yaitu Kendal Nermartabat, yang menitikberatkan pada investasi yang maju dan berkembang. Ia meminta agar di tahun 2020 tiap-tiap desa sudah memiliki produk unggulan, sesuai dengan program Pemkab Kendal yaitu satu desa satu produk. Selain itu tiap desa harus sudah memiliki BUMDes yang bisa diandalkan sebagai salah satu sumber pendapat desa. “Di Kec. Brangsong masih ada tiga desa yang berada di zona merah atau desa yang tingkat kesejahterannya masih rendah, yaitu desa Kertomulyo, Sumur dan Rejosari agar benar-benar diperhatikan,” ucapnya.
Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono juga mengatakan, agar tiga prioritas utama pembangunan di tahun 2020 diperhatikan, yaitu investasi maju, pengelolaan pemeriontahan yang bersih dan kondisi wilayah yang kondusif. “Sesuai dengan taqline pembangunan tahun 2020 yaitu Kendal Berdaya Saing, maka program pembangunan di desa pun harus mendukung tiga prioritas tersebut,” katanya.