Satreskrim Polres Kendal Amankan 4 Tersangka Sindikat Uang Palsu

Satreskrim Polres Kendal amankan 4 pelaku sindikat uang palsu

0
663

Satreskrim Polres Kendal mengamankan empat pelaku sindikat uang palsu, yakni Nasoha warga Ngampel Kendal, Suradi warga Ngaliyan Semarang, Intan Nurmawarti warga Semarang Tengah dan Joko Yatmo warga Semarang. Barang bukti yang ditemukan berupa uang palsu pecahan 50 ribu dan 100 ribu sebanyak 542 lembar.

Nasoha mengaku, jika Suradi dan Intan yang tidak dikenal datang ke rumah membawa uang palsu meminta unag palsu yang dibawa supaya diproses bisa menjadi uang asli. Suradi pun mengetahui jika uang yang dibawa tamunya tersebut adalah uang palsu. “Saya akan mendoakan supaya uang palsu itu bisa berubah menjadi uang asli dalam waktu dua hari,” katanya.
Sementara tersangka lain, Intan mengatakan, jika dirinya hanya menemani Suradi yang mengantarkan uang palsu ke rumah Nasoha. Uang tersebut merupakan titipan dari dari seseorang yang rumahnya di Banyubiru Ambarawa Kabupaten Semarang. “Saya hanya mengantar Pak Suradi,” ujarnya.
Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugroho mengatakan, para pelaku diamankan berkat laporan dari masyarakat yang mengetahui Nasoha menyimpan uang palsu. Dari pengembangan tersangka Nasoha, jika uang palsu tersebut didapat dari Intan dan Suradi warga Semarang. “Dari rumah Nasoha ditemukan uang palsu pecahan 100 ribu dan 50 ribu senilai 38 juta. Uang palsu tersebut memiliki tiga nomor seri yang sama,” katanya saat gelar perkara di Polres Kendal, Sabtu (9/3/2019).
Dikatakan, para pelaku dijerat Pasal 36 ayat 2 atau ayat 3, junto Pasal 26 ayat 2 terkait Undang-undang RI Nomot 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Kami masih melakukan pengembangan dari mana uang palsu tersebut berasal,” pungkasnya.