Desa Kedunggading Ringinarum Langganan Prestasi

Potensi Desa Kedunggading Ringinarum

0
980

Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum termasuk desa yang sarat prestasi. Tiap tahun selalu mendapatkan prestasi, baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Prestasi yang pernah diraih di antaranya pada tahun 2017 meraih juara pertama lomba Kampung KB tingkat kabupaten, tahun 2018 juara pertama lomba Gotong-royong tingkat kabupaten.

Di tahun 2019 masuk tiga besar tingkat provinsi pada lomba Gotong-royong. Selain itu juga terpilih sebagai Desa Layak Anak terbaik tingkat Kabupaten Kendal.
Kepala Desa Kedunggading, Budiono mengatakan, ada beberapa fasilitas dan pelayanan yang menjadikan desanya terpilih sebagai Desa Layak Anak terbaik, yakni memiliki taman desa, sekolah TK/PAUD yang dilengkapi tempat refreshing.  “Di tahun ini pihak desa memfasilitasi pembuatan akta kelahiran massal untuk anak-anak usia di bawah 17 tahun,” katanya, Rabu (26/6/2019).
Kades Budi mengatakan, Desa Kedunggading bersama tiga desa lain di Kabupaten Kendal dipilih oleh Dinas Lingkungan Hidup Kendal sebagai pilot projek pengelolaan sampah terpadu. Dalam pengelolaan sampah, nantinya sampah dari warga akan dikumpulkan, kemudian dilakukan daur ulang atau dijual. “Untuk pengelolaan sampah sudah punya kendaraan angkut roda tiga yang dianggarkan dari Dana Desa, sedangkan warga yang menyiapkan sendiri tempat sampahnya.
Menurut kepala desa yang pernah duduk di kursi DPRD Kendal itu, kemajuan desanya ini berkat kerjasama antara perangkat desa dengan masyarakat. Budaya gotong-royong yang terus dipertahankan, sehingga segala permasalahan desa bisa dipikul bersama. “Kalau ada kerja bakti, perangkat desa juga ikut terjun, tidak hanya mengawasi saja, jadi warga juga semangat,” katanya.
Tidak hanya prestasi, Desa Kedunggading juga memiliki banyak potensi. Di bidang UMKM ada usaha keripik singkong, rempeyek, pangsit, tumpi, krecek dan lainnya. Selain itu juga ada kelompok usaha kerajinan kandang ayam dan ternak sapi. “Untuk memajukan UMKM pernah diadakan pelatihan branding dan kemasan,” katanya.
BUMDes juga sempat berkembang. Usaha yang dikelola di antaranya mengelola sarana air bersih. “Rencana ke depan akan mengelola persewaan alat pertanian dan suntik ternak sapi,” ujarnya.
Sebagai desa yang mayoritas sebagai petani, namun  kegiatan PKK dan karang taruna cukup maju. Kegiatan PKK, selain pertemuan rutin bulanan, posyandu balita dan lansia, juga ada posyandu jemput bola dengan mendatangi para lansia. Sedangkan kegiatan karang taruna ada sepakbola, bulutangkis, seni rebana dan lainnya.