Paguyuban Admin Medsos Kendal Bedah Rumah Milik Suriyah di Kelurahan Kalibuntu Wetan Kendal

Paguyuban Admin Media Sosial Kendal melakukan bedah rumah milik Suriyah warga RT 7 RW 2 Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan Kendal

0
647

Paguyuban Admin Media Sosial Kendal melakukan bedah rumah milik Suriyah warga RT 7 RW 2 Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan Kendal, Minggu (28/7/2019). Pelaksanaan rehab rumah yang dilakukan puluhan relawan pegait medsos, jug dibantu warga setempat. Bupati Kendal Mirna Annisa ikut menyaksikan rehab rumah tersebut dan memberikan bantuan uang.

Koordinator lapangan, Nizam Zaman menceriterakan, bahwa salah satu anggota keluarga rumah yang dibedah adalah anggota grup fesbuk Sedulur Ngopi. Suatu saat, menjadi tuan rumah untuk pertemuan anggota grup. Melihat kondisi rumah yang cukup memprihatinkan, akhirnya diusulkan untuk dilakukan bantuan bdah rumah. “Melihat kondisi rumah yang memprihatinkan, akhirnya anggota Sedulur Ngopi bersama Peguyuban Admin sepakat untuk melakukan bedah rumah ini,” ceritanya.
Paguyuban Admin Medsos Kendal tidak hanya aktif di dunia maya, namun sering melakukan kegiatan sosial. Salah satu pembinanya adalah Kapolres Kendal.
Bupati Kendal Mirna Annisa mengapresiasi kegiatan bedah rumah yang dilakukan oleh pegiat medsos. Menurutnya kegiatan sosial yang dilakukan oleh masyarakat sendiri justru yang lebih tepat sasaran. Bupati pun meminta agar Pemkab Kendal ikut dilibatkan jika ada kegiatan sosial yaitu dengan berkoordinasi melalui OPD terkait. “Kegiatan sosial seperti ini sangat bagus sekali, maka Saya harap agar terus dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kendal, M. Noor Fauzie mengatakan, bahwa di kabupaten Kendal masih ada sekitar 40 ribu yang masih tidak layak huni. Mengingat anggaran Pemda maupun pemerintah terbatas, maka agar program rehab rumah cepat tuntas tentu harus ada kepedulian dari pihak lain, seperti perusahaan ataupun swadaya masyarakat.
“Program bantuan rehab RLTH  itu tiap tahun dianggarkan. tapi jumlahnya terbatas dan sudah disulkan tahun sebelumnya melalui Musrenbang. Nah, kalau bantuan yang sifatnya mendadak seperti ini, kami hanya bisa menyampaikan bantuan melalui Baznas atau CSR perusahaan,” jelasnya.