Kabupaten Kendal Dinyatakan sudah Bebas ODF

Pemkab Kendal deklarasi bebas ODF

0
433
Kabupaten Kendal telah dinyatakan sebagai daerah bebas ODF (Open Defecation Free) atau bebas dari orang buang air besar sembarangan (BAB). Deklarasi bebas ODF ini dilakukan pada Selasa 27 Agustus 2019 di Alun-alun Kendal yang diwakili oleh seluruh camat di Kabupaten Kendal. Dari Profinsi Jawa Tengah pun telah memberikan sertifikat daerah bebas ODF.

Plt. Dinas Kesehatan Kendal, Fery Nando Bonay menjelaskan, sebelum dilakukan program percepatan bebas ODF, di Kabupaten Kendal terdapat sekitar 170 ribu kepala keluarga yang tidak memiliki jamban sehat. Di tahun 2019 ini semua kepala keluarga sudah memiliki jamban sehat, walaupun masih ada sekitar 36 ribu kepala keluarga yang menggunakan jamban bersama.
 “Keberhasilan program percepatan bebas ODF ini berkat bantuan dari berbagai pihak, seperti TNI, camat, BAZNAS Kendal, KIK, BPR BKK Kendal, Bank Jateng dan lainnya,” katanya
.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yuli Prabowo mengatakan, dari 35 kabupaten-kota di Jawa Tengah, baru ada 12 daerah yang dinyatakan bebas ODF. Di tahun 2019 ada lima kabupaten yang sedang verifikasi bebas ODF. Beberapa daerah masih di bawah 60 persen pencapaian ODF. “Yang masih cukup berat adalah beberapa yang masih rendah pencapaian ODF, karena di bawah 60 persen,” ujarnya
Yuli Prabowo berpesan kepada seluruh camat dan kepala desa, setelah dinyatakan bebas ODF, maka harus dijaga, jangan sampai ada yang kembali lagi buang air besar sembarangan. Komitmen ini harus dijaga, karena akibat laingkungan yang kotor, dapat menyebabkan wabah penyakit diare, Hepatitis, kolera dan stanting. “Anak-anak stanting pun akibat lingkungan yang kotor, makanya kebersihan harus dijaga benar,” pungkasnya.