Tokoh Masyarakat bersama MUI dan FKUB Kendal Doa Bersama dan Deklarasi Kebangsaan

Doa Anak Bangsa dan Deklarasi Kebangsaan bersama MUI dan FKUB Kendal

0
305
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kendal bersama FKUB dan tokoh masyarakat melakukan Doa Anak Bangsa dan Deklarasi Kebangsaan di Polres Kendal pada Minggu (27/10/2019) malam. Deklarasi dilakukan di Lapangan Tenis Indoor Polres Kendal yang dihadiri Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita dan seluruh Kapolsek di wilayah Kabupaten Kendal.

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga situasi kondisi, sehingga pelaksanaan pemilu sampai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI berjalan aman dan lancar. Kapolres berharap agar tetap komitmen menjaga persatuan dan kesatuan. “Berkat doa kita semua, Pemilu dengan proses panjang bisa berjalan dengan lancar. Oleh karena itu kami mengucapkan berterima kasih kepada Allah SWT,” ucapnya.
Kapolres Hamka pun memohon agar selalu didoakan dan menudukung semua kegiatan. Dikatakan, bahwa ancaman ke depan adalah paham radikalisme dan paham yang bertentangan dengan pemerintah. Hal ini supaya menjadi perhatian bersama. Benih-benih radikalisme harus diantisipasi dan jangan dibiarkan. “Kita harus menjaga supaya generasi penerus tidak lupa jatidiri sebagai bangsa Indonesia dan sebagai umat Islam. Jangan sampai generasi muda gagal paham dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Ketua MUI Kendal, K.H. Asroie Thohir mengatakan, bahwa cinta tanah air sebagian dari iman. Indonesia mempunyai sumber kekayaan yang luar biasa, sehingga banyak bangsa lain tertarik dengan Indonesia. Maka sebagai tanda cinta kepada tanah air, kita harus merawat  dan mengelola dengan baik yaitu dengan menciptakan situasi aman. “Para ulama bersama umaro harus konsen untuk menjaga tanah air. Tingkatkan solidaritas dan kebersamaan untuk menjaga. Adanya perbedaan harus disikapi dengan baik. Ingat, bahwa
Islam itu tidak pernah menyakiti sesama,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua FKUB Kendal, K.H. baidillah yang
mengajak semua tokoh agama untuk menjaga kerukunan dan menjaga wilayah Kendal yang kondusif, tenteram dan damai dan saling menyayangi. Belaiu juga berpesan agar jangan sampai gagal paham memahami NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.
“Kita harus tetap rukun dan saling gotong royong dengan baik,” ucapnya.