Lokalisasi Gambilangu Resmi Ditutup

Penutupan lokalisasi Gambilangu

0
232
Lokasi Gambilangu di Kampung Mlaten Desa Sumberejo Kaliwungu mulai Selasa 19 November 2019 resmi ditutup. Penutupan lokalisasi yang buka sejak tahun 1965 itu dibarengkan dengan lokalisasi Gambilangu wilayah Kota Semarang.

Penutupan ini ditandai dengan Deklarasi Komitmen Menyukseskan Indonesia Bebas Prostitusi yang dilakukan oleh tokoh agama, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan WPS. Kemudian dilanjutkan penandatanganan penyerahan bantuan untuk penghuni lokalisasi dari Kementerian Sosial RI. Penandatanganan ini dilakukan oleh Kementerian Sosial, Bupati Kendal dan Walikota Semarang.
Direktur RSTS dan KPO Kemensos RI, Waskito mengatakan, jumlah penerima bantuan sosial untuk lokalisasi Gambilangu wilayah Kendal ada 100 orang, sedangkan penerima bantuan sosial untuk lokalisasi Gambilangu wilayah Kota Semarang ada 126 orang. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 6 juta, dengan rincian 5 juta untuk modal usaha, 750 ribu untuk biaya hidup dan 250 ribu untuk transportasi.
“Moment ini merupakan titik nol untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, terkait dengan alih fungsi ke depan akan bersama-sama dengan Kota Semarang untuk menjadikan kawasan ini menjadi tempat yang lebih baik. “Sudah ada Tim Sembilan yang akan melakukan pendampingan yang juga sudah menyampaikan beberapa pilihan. Ke depan kawasan bisa menjadi kawasan kuliner atau homestay-homestay tanpa yang berbau prostitusi,” ujarnya.
Ketua Resos Mlaten, Kasmadi mengatakan, para penghuni akan segera dipulangkan. Sedangkan untuk pemanfaatan  ke depan masih dipikirkan. “Untuk karaoke masih ada, tapi banyak yang tutup, tapi jumlahnya belum didata lagi,” katanya.