Antisipasi Wabah Virus Corona, Disnaker Kendal Imbau TKI Kendal agar Berhati-hati dan Jaga Kondisi

Disnaker Kendal himbau TKI asal Kendal untuk berhati-hati dengan adanya wabah virus Corona

0
545

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kendal menghimbau kepada warga Kabupaten Kendal yang bekerja di luar negeri agar berhati-hati dan menjaga kondisi dengan adanya wabah virus Corona di negara China. Imbauan ini disampaikan melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja (PJTKI) yang ada di Kabupaten Kendal.

“Sudah seminggu yang lalu, kami menyampaikan himbauan ini melalui PJTKI. Sampai saat ini belum memerima laporan adanya tenaga kerja dari Kendal yang terkena virus Corona. Mudah-mudahan tidak ada,” kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Penta PKK) Disnaker Kendal, Lytria Wandwiati, Rabu (29/1/2020).
Dikatakan, phaknya tidak bisa memantau langsung terhadap TKI  asal Kendal yang pulang ke Kendal. Pasalnya, TKI yang pulang ke Kendal tidak pernah melapor ke Disnaker. Pihak TKI yang sudah habis masa kontraknya dan kembali ke kampung halaman biasanya hanya datang ke Kantor PJTKI yang memberangkatkan, karena untuk urusan dokumen. “Harusnya TKI yang pulang dar luar negeri itu melapor ke Disnaker atau dari PJTKI yang memberangkatkan menyampaikan laporan, tetapi tidak dilakukan, padahal pihak Disnaker selalu menyampaikan himbauan,” katanya.
Lytria mengatakan, di Kabupaten Kendal terdapat 44 PJTKI yang terdiri dari 5 PJTKI Pusat dan 39 PJTKI Cabang. Berdasarkan data per 31 Desember 2019, jumlah warga Kabupaten Kendal yang bekerja di luar negeri sebanyak 3.751 orang. Mereka bekerja di negara Taiwan, Hongkong, Singapura, Korea dan Malaysia. “Sebenarnya yang bekerja di Arab Saudi juga ada, tetapi hanya sekitar 10 orang,” katanya.
Lytria menambahkan, untuk pekerja asing yang bekerja di Kabupaten Kendal hanya 41 orang, namun yang sudah memperpanjang Izin Penempatan Khusus hanya 32 orang. Untuk melakukan pengecekan langsung ke perusahaan tempat orang asing bekerja tidak bisa dilakukan sendiri oleh Disnaker Kendal. “Untuk pengecekan pekerja asing ke perusahaan biasanya dilakukan oleh tim yang melibatkan berbagai pihak, seperti Diasdukcapil, Kesbangpol dan kepolisian,” ujarnya.