Rusunawa Pekerja di Kendal Ditargetkan Tahun 2020 ini bisa Beroperasi

Rusunawa Pekerja di Kendal Ditargetkan Tahun 2020 ini sudah Beroperasi

0
594
Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pekerja yang berlokasi di Jalan Stadion Utama Kendal ditargetkan di tahun 2020 ini bisa ditempati. Rusunawa tersebut khusus diperuntukkan bagi pekerja lajang yang belum memiliki rumah. Terdiri dari 114 unit kamar yang masing-masing kamar sudah dilengkapi dengan 2 tempat tidur, 2 lemari dan 2 pasang meja kursi.

Riyanto, Kepala Unit Pengelola Teknik Daerah (UPTD) Rusunawa Disperkim Kendal mengatakan, kondisi gedung Rusunawa sudah siap dihuni. Fasilitas listrik dan air pun siap operasi. Saat ini tinggal mengajukan pengesahan harga sewa yang sudah disepakati oleh tim. Tim terdiri dari pihak Disperkim, Disnaker, Bakeuda dan Dewan Buruh. “Draft tarif sewanya ini kira-kira seminggu lagi akan diajukan ke Bagian Hukum untuk proses Perbupnya,” katanya.
Riyanto mengatakan, harga sewa kamar tiap lantai berbeda-beda. Termurah yang berada di lantai teratas, yaitu lantai 5 dan yang termahal yang berada di lantai paling bawah. Untuk lantai 5 harga sewa kamar Rp. 190.700, lantai 4 Rp. 200.330, lantai 3 Rp. 210.350, lantai 2 Rp. 220.870, lantai 1 Rp. 231.900,-. “Draft harga sewa ini yang akan diajukan, jadi masih bisa berubah,” ujarnya.
Dikatakan, sebenarnya pembangunan gedung Rusunawa sudah selesai sejak tahun 2017. Kemudian pada tahun 2018 sudah dilengkapi mebel serta fasilitas listrik dan air. Namun belum bisa ditempati karena pihak pemborong belum mau menyerahkan kuncinya, sehingga terbengkalai dan mengalami kerusakan. “Pada tahun 2019 sudah dilakukan perbaikan dan siap dihuni, kemudian pada Januari 2020 sedang proses pengajuan untuk harga tarif sewanya,” jelasnya.
Kasi Persyaratan Kerja dan Kesejahteraan Tenaga Kerja pada Disnaker Kendal, Kusumartini, mengatakan, sosialisasi ke perusahaan-perusahaan sudah dilakukan sejak 2017. Pihak perusahaan pun sudah mengajukan nama-nama karyawan yang berminat menghuni Rusunawa. “Nama-nama calon penghuni yang diajukan oleh perusahaan-perusahaan sudah mencapai sekitar 200 orang,” katanya.