KPU Kendal Coret Satu Calon Anggota PPK, karena masih jadi Anggota Parpol

KPU Kendal coret satu nama calon anggota PPK

0
285
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal telah mencoret satu nama calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), karena terbukti masih menjadi anggota partai politik. Pencoretan nama tersebut bermula dari laporan Bawaslu Kendal yang menemukan 10 nama calon anggota PPK pada data sipol. Kemudian 10 nama tersebut dilaporkan kepada KPU Kendal agar ditindaklanjuti.

Ketua KPU Kendal, Hevi Indah Oktaria mengatakan, setelah melakukan klarifikasi dari 10 nama tersebut, ternyata hanya satu orang yang terbukti masih menjadi anggota parpol. Sedangkan 9 nama lainnya menyatakan bahwa dirinya tidak menjadi anggota parpol dan telah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari pengurus parpol yang bersangkutan. “Kami sudah memanggil 10 orang tersebut untuk dilakukan klarifikasi, teapi yang terbukti masih menjadi anggota parpol hanya satu orang, sehingga dicoret dan tidak bisa melanjutkan tahap seleksi berikutnya,” jelasnya.
Menurut Hevi, nama-nama yang ada pada data sipol tidak mesti sebagai anggota parpol. Hal itu bisa terjadi, sebab ada kemungkinan KTP-nya dipinjam untuk mendaftarkan parpol pada saat pendaftaran parpol untuk peserta pemilu 2019 lalu, namun tanpa sepengetahuan pemilik KTP tersebut. “Untuk memastikan orang tersebut bukan anggota parpol, maka harus dibuktikan dengan Surat Keterangan dari parpol yang bersangkutan,” katanya.
Di lain pihak, Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Saka mengatakan, munculnya nama calon anggota PPK pada data sipol hampir ada di semua daerah di Jawa Tengah. Terhadap calon anggota PPK yang namanya ada pada data sipol harus diklarifikasi dan didalami. Jika benar menjadi anggota parpol, maka harus dicoret,karena tidak memenuhi syarat. “Namun jika tidak berbukti, maka bisa dilanjutkan untuk mengikuti tahap seleksi sepanjang memenuhi syarat-syarat yang lain,” katanya saat memantau tes seleksi anggota PPK di KPU Kendal, Senin (10/2/2020).