Polres Kendal Kerahkan Ratusan Personal Lakukan Penyemprotan Massal di Wilayah Kabupaten Kendal

Polres Kendal Kerahkan 300 Personel Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Massal

0
683
Polres Kendal bersama Pemkab Kendal Kodim 0715 PMI Kendal melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di wilayah Kendal, Selasa (31/3/2020). Penyemprotan yang melibatkan sekitar 300 personel gabungan dari polisi, TNI, Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan massal di sepanjang jalan pantura Kendal, tempat fasilitas umum dan beberapa perumahan, desa/kelurahan yang terdapat warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun asal Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Kapolres Kendal, AKBP Ali Wardana mengatakan, penyemprotan massal kali ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia untuk meredam Wabah virus Corona yang sudah menjadi pandemik hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Upaya ini sebagai bentuk realisasi pemerintah langsung hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memerangi virus corona. Ada 8 armada yang dikerahkan, yaitu 1 Armoured Water Cannon, 4 damkar dan 3 mobil bak terbuka. Water Cannon khusus untuk menyemprotkan jalan besar.
“Kali ini fokusnya adalah jalan-jalan yang dekat fasilitas umum seperti terminal, masjid, alun-alun, pasar, stasiun, lingkungan pemerintahan, fasilitas gedung olahraga, juga desa atau kelurahan yang terdapat warga berstatus ODP atau PDP,” terang Kapolres.
Dikatakan, penyemprotan disinfektan tidak hanya sekali saja, tetapi akan dilakukan kembali setiap 2 hari sekali oleh petugas di masing-masing kecamatan. Kepada seluruh warga untuk bersama-sama memerangi virus dengan mematuhi imbauan pemerintah. “Virus yang sudah mewabah ini tidak bisa ditangani pemerintah sendiri, tetapi harus dilawan bersama. Masyarakat harus selalu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar, sering mencuci tangan dengan sabun, selalu menjaga jarak dan tidak bepergian,” jelasnya.
Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur mengakatakan, Pemkab Kendal akan memaksimalkan tenaga yang ada seperti petugas Damkar, Dinkes dan kecamatan untuk melakukan penyemprotan berkelanjutan hingga wabah tersebut hilang. Selain itu juga melakukan sosialisasi terkait sosial distancing, imbauan-imbauan memakai masker maupun cuci tangan rutin dan imbauan lainnya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
“Kita maksimalkan petugas yang ada hingga tingkat desa untuk selalu mengimbau apa yang diimbaukan pemerintah. Semoga dengan usaha ini wabah virus corona bisa dihentikan dan segera berlalu,” katanya.