Paguyuban Peternak Ayam Petelur Kendal Beri Bantuan Telur Ayam untuk Tenaga Medis yang Tangani Virus Corona

Paguyuban Peternak Ayam Petelur Kendal beri bantuan telur ayam untuk tenaga medis yang menangani virus Corona

0
1043
Paguyuban Peternak Ayam Telur Kabupaten Kendal memberikan bantuan 350 kilogram telur ayam kepada Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Kendal. Bantuan ini diperuntukkan bagi tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas yang menangani pasien virus Corona. Secara simbolis bantuan ini disampaikan kepada Sekda Kendal di Gedung Paringgitan, Rabu (01/04/2020).
Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Kendal, Suwardi mengatakan, bantuan telur ini sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang telah bekerja maksimal menangani pasien virus Corona. Harapannya agar para tenaga medis kondisi tubuhnya tetap fit, sehingga bisa bekerja maksimal. “Para pahlawan medis itu telah berjuang keras, sehingga harus disupport supaya tetap sehat dan fit,” katanya.
Suwardi yang juga sebagai Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah mengatakan, pihaknya juga memberikan bantuan telur kepada Gugus Tugas Provinsi Jawa Tengah sebanyak 350 kilogram. Selain itu juga memberikan bantuan telur melalui Lazisnu dan Lazismu untuk tenaga medis di wilayah Kecamatan Sukorejo, Patean, Pageruyung dan Pelantungan sebanyak 500 kg. Secara mandiri, Paguyuban Peternak juga melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ternak ayam di Kecamatan Sukorejo, Patean, Pageruyung dan Pelantungan. “Kami juga mengumpulkan disinfektan untuk melakukan penyemprotan di kandang-kandang ayam peternak, sehingga virus Corona bisa diberantas semuanya,” ujarnya.
Sekda Kendal, Moh. Toha mengatakan, bantuan telur ini tidak hanya diberikan untuk tenaga medis di rumah sakit, tetapi juga diberikan kepada tenaga medis di puskesmas. Pasalnya, petugas di puskesmas juga dikerahkan untuk  memantau warga yang masuk daftar orang dalam pemantauan (OPD) termasuk mendata warga yang pulang dari luar negeri maupun luar daerah yang masuk zona merah. “Petugas puskesmas juga sangat sibuk mendata warga Kendal yang pulang dari luar maupun dari luar daerah sampai ke desa-desa,” katanya.
Sekda Toha mengucapkan terima kasih kepada paguyuban peternak ayam yang ikut memperhatikan para tenaga medis, karena mereka mengetahui, bahwa tugas mereka sangat berat. Sekda berharap apa yang sudah dilakukan oleh paguyuban peternak ini segera ditiru oleh perusahaan lain untuk mengeluarkan dana CSR-nya guna mendukung pencegahan wabah virus Corona di Kabupaten Kendal. “Saya kira, paguyuban peternak ini sebagai pemicu untuk menggerakkan pihak lain dalam membantu pencegahan wabah virus Corona,” pungkasnya.