Puluhan Rumah di Kelurahan Bandengan Kendal Terkena Banjir Rob

Puluhan Rumah di Kelurahan Bandengan Kendal Terkena Banjir Rob

0
95
Puluhan rumah di Kelurahan Bandengan Kendal yang meliputi 33 wilayah RT di 4 RW terkena banjir rob. Pada tahun 2020 ini, rob mulai terjadi pada awal Ramadan. Rob yang melanda perkampungan di Kota Kendal itu terjadi hampir tiap tahun karena fenomena alam. Rumah-rumah warga yang belum ditiggikan itu pun selalu kemasukan air rob yang mulai siang hingga pukul 8 malam.

Salah satu rumah yang selalu kemasukan air adalah rumah keluarga Sulasmi di RT 8 RW 1. Tak ada yang bisa dilakukan selain menempatkan barang-barang di tempat yang tinggi supaya tidak rusak terkena air rob. Jika air rob surut, penghuni rumah, kembali membersihkan sisa-sisa air di dalam rumah. Kata Sulasmi, rob pada tahun ini termasuk yang paling besar. Ia berharap kepada pemerintah setempat untuk segera mengatasi supaya banjir rob tidak memasuki perkampungan warga. “Tiap hari harus bersih-bersih seperti ini. Cukup repot, maka kami berharap supaya pemerintah segera mengatasi bagaimana caranya supaya air rob tidak masuk kampung sini,” katanya, Jumat (29/5/2020) .
Sri Supriyati, anggota DPRD Kendal yang tinggal di Kelurahan Bandengan juga terkena banjir rob. Karena rumahnya sudah ditinggikan, maka air rob hanya memasuki halaman rumah sekitar 20 centimeter. Menurutnya, untuk mengatasi rob ini harus dilakukan kajian secara menyeluruh. Tidak serta merta hanya mengeruk sungai atau membangun tanggul dan meninggikan jalan. Sebagai wakil rakyat, ia sudah pernah mengajukan usulan agar segera dilakukan kajian untuk mengatasi rob di kampungnya.
“Rob ini kan fenomena alam yang juga terjadi di wilayah lain di Indonesia. Tidak mudah untuk mengatasinya, harus dilakukan kajian dulu secara menyeluruh, tidak hanya meninggikan jalan atau membuat tanggul, karena tidak akan menyelessikan masalah, karena yang terkena rob ini hampir satu kelurahan,” katanya.