Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Panen Jagung di Desa Pucangrejo Gemuh Kendal

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Panen Jagung di Desa Pucangrejo Gemuh Kendal

0
71

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Kendal Mirna Annisa melakukan panen raya jagung di Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal Sabtu (27/06/2020). Kabupaten Kendal selain sebagai daerah penghasil tanaman pangan berupa beras juga penghasil jagung yang diandalkan dan menopang ketahanan pangan nasional. 

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo pun mendorong adanya ekselerasi atau percepatan peningkatan produksi pangan, seperti beras dan jagung. Oleh karena itu kepala daerah agark menjaga lahan pangan yang ada di masyarakat sehingga bisa menjadi kekuatan di masa mendatang. Pasalnya kebutuhan akan komoditas pertanian dan peternakan di masyarakat terus meningkat. “Komoditas pertanian di Jawa Tengah, di antaranya Kendal mengalami peningkatan dan mampu menopang ketahanan pangan nasional,” katanya.

Menteri pertanian mengatakan, tidak hanya padi, komoditas pertanian lainnya seperti jagung juga mengalami peningkatan tidak ada penurunan secara signifikan. Begitu juga dengan komoditas sayuran dan hasil peternakan yang tidak ada penurunan produksi. Ini menunjukkan bahwa usaha sektor pertanian termasuk usaha yang tidak terpengaruh dengan kondisi apapun, termasuk di masa pandemi virus corona saat ini. “Oleh karena itu pemerintah terus didorong supaya usaha pertanian semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, di Kabupaten Kendal lahan pertanian yang ada  seluas 46.419 hektar, yang terdiri dari 24 ribu hektar berupa lahan sawah dan 22 ribu hektar berupa tegalan. Untuk produksi padi tahun 2019 mencapai 236.370 ton gabah kering, sedangkan hasi jagung mencapai 215.086 ton. Pada tahun 2020 pemerintah Kabupaten Kendal menargetkan ada peningkatan untuk padi  menjadi 243.513 ton gabah kering dan jagung 233.750 ton. “Kabupaten Kendal juga memiliki potensi usaha peternakan, di antaranya sebagai penghasil telur terbesar kedua di Indonesia,” katanya.  

Kunjungan Menteri Pertanian ini diakhiri dengan penyerahan bantuan alat-alat pertanian dan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani yang ada di Kendal. Selain itu juga memberikan bantuan kredit usaha rakyat (KUR) dari bank untuk peternak dan petani di Kendal.