Puluhan Warga yang tidak Pakai Masker Disanksi Bersih-bersih Terminal Pasar Kendal

Puluhan Warga yang tidak Pakai Masker Disanksi Bersih-bersih Terminal Pasar Kendal

0
83

Puluhan warga terjaring razia masker yang dilakukan oleh Tim Gabungan Tugas Gugus Penanganan Pencegahan Covid 19 di Kota Kendal, Sabtu (4/7/2020) malam. Ada empat titik sasaran razia masker yakni Alun-alun Kendal, Stadion Utama, Taman Klorofil dan Taman Gajahmada. 

Petugas yang terdiri dari  Kesbangpol, polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan tidak hanya merazia warga yang tidak membawa masker, tetapi juga yang membawa masker, namun tidak dipakai. Mereka yang kena razia dibawa ke Polsek Kota Kendal untuk didata. Selanjutnya mereka dibawa ke Terminal Pasar Kendal dengan mengenakan rompi untuk menjalani sanksi sosial. 

Tidak pandang bulu, mereka yang dirazia, tidak hanya kalangan remaja, tetapi juga bapak-bapak dan ibu-ibu. Bahkan orang tua bersama anak yang tidak memakai masker pun tetap dirazia.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran ( Satpolkar) Kendal, Toni Ari Wibowo yang didampingi Puji Sumaryono, Kasi Kebangsaan dan Kewaspadaan Kesbangpol Kendal mengatakan, bahwa mulai 1 Juli 2020 sudah diberlakukan sanksi sosial bagi warga yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Kendal Nomor 51 Tahun 2020 tentang Kewajiban Menggunakan Masker dan menjaga Jarak (Pisicial Distancing). Sanksi mulai diberlakukan, karena sosialisasi Perbup ini dirasa sudah cukup sekitar satu minggu. “Mulai malam ini bagi yang melanggar peraturan langsung diberi sanksi sekaligus pembinaan, mereka didata KTP- nya, kemudian dikumpulkan untuk menjalani sanksi berupa kerja sosial,” katanya.

Waka Polres Kendal, Kompol Sumiarta mengatakan, bahwa razia yang dilakukan sekitar dua jam mendapatkan 83 orang, yaitu yang terbanyak di Alun-alun Kendal sebanyak 60 orang dan di tempat lainnya 23 orang. Sementara sanksi yang diberikan hanya membersihkan lingkungan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. “Malam ini yang pertama kalinya dilakukan penindakan sanksi sosial bagi warga yang tidak menaati peraturan yaitu yang tidak membawa masker diberi sanksi bersih-bersih lingkungan dan mencabut rumput. Harapannya, masyarakat bisa memahami aturan ini dan ada efek jera dan tidak dilakukan oleh masyarakat lain,” katanya. 

Riyan (19th) warga Brangsong mengatakan, dirinya sudah mengetahui adanya peraturan wajib memakai masker. Namun ia mengaku lupa tidak membawa masker. “Sudah tahu kalau tidak memasker akan diberi sanksi, tapi saya lupa tidak membawa masker,” ujarnya.