Pasar Srogo Sidorejo Brangsong Ditutup Sementara selama 3 Hari, Paska Ditemukan Pedagang dan Tukang Becak Positif Covid-19

Pasar Srogo Sidorejo Brangsong Ditutup Sementara selama 3 Hari, Paska Ditemukan Pedagang dan Tukang Becak Positif Covid-19

0
80

Tim Gugus Tugas Covid 19 Kendal kembali menutup pasar tradisional di Kabupaten Kendal. Kali ini giliran Pasar Srogo Sidorejo Brangsong harus ditutup selama tiga hari mulai Minggu (05/07/2020) pagi. Penutupan pasar tradisional yang keempat ini diketahui ada pedagang dan tukang becak yang positif terkena virus corona. Petugas gabungan Satpolkar Kendal, Polres Kendal dan Kodim 0715 Kendal dikerahkan untuk menjaga dan mengawasi pedagang pasar  untuk tidak berjualan. 

Meski sudah diberitahui pasar ditutup, namun sejumlah pedagang masih nekad berjualan. Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendapun meminta pedagang untuk mengemasi dagangannya. Beberapa pedagang pun ada yang menggelar dagangan di luar Pasar Sidorejo Brangsong,  namun petugas memintanya untuk tidak berjualan. Pedagang ini nekad menggelar dagangannya karena tidak mengetahui pasar sidorejo brangsong ditutup selama tiga hari mulai Minggu pagi. “Tadi tidak tahu kalau pasarnya ditutup, sudah terlanjur belanja terpaksa cari tempat di sekitar pasar,” ujar Slamet pedagang sayuran.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Cici Sulastri mengatakan, dua pedagang Pasar Sidorejo terkonfirmasi positif dan seorang tukang becak juga positif covid 19. Penyebaran virus corona di pasar tradisional kian tinggi, karena pedagang dan pembeli kurang memperhatikan protokol kesehatan.  Penutupan pasar tradisional ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dan memberikan rasa aman bagi pedagang dan pembeli. “Sebelumnya tiga pasar juga ditutup sementara setelah pedagang dinyatakan positif. Pasar yang sempat ditutup sementara yakni Pasar Gladag Kaliwungu, Pasar pagi Kaliwungu dan Pasar Kangkung,” imbuh Cici.

Angka positif virus corona di Kabupaten Kendal setelah ditemukan klaster pasar tradisional semakin meningkat. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal per Minggu 5 Juli 2020 pukul 17.00 WIB kini mencapai 78 warga yang dinyatakan positif. Pasien sembuh sebanyak 22 orang, pasien yang masih dirawat 52 orang dan yang meninggal 4 orang.