Ada Pegawai yang Disinyalir kena Corona, Kantor Dispendukcapil Kendal Ditutup sementara

Ada Pegawai yang Disinyalir kena Corona, Kantor Dispendukcapil Kendal Ditutup sementara

0
144

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal pada Selasa 14 Juli 2020 menutup pelayanan langsung di kantor. Penutupan dilakukan untuk mengantisipasis penyebaran virus corona. Pasalnya, keluarga dari salah satu karyawan Dispendukcapil, yaitu suaminya meningal dunia positif covid 19.  Pelayanan dokumen kependudukan tetap bisa dilakukan secara online.

Sekretaris Dispendukcapil Kendal, Akhyan mengatakan, penutupan pelayanan langsung dilakukan, karena sedang dilakukan rapid test terhadap karyawan disinyalir kontak dengan pasien, yaitu karyawan yang mengantar jenazah, karyawan yang bebrtakziah dan karyawan yang satu ruangan dan disinyalir kontak langsungdengan istri pasien yang meninggal. “Hasil tracking sementara ada 34 pegawai yang disinyalir kontak dengan pasien, selanjutnya akan dilakukan rapid test dan swab test, maka untuk sementara pelayanan di kantor tutup sampai menunggu hasilnya,” katanya.

Akhyan menjelaskan, pada Jumat lalu menerima kabar jika suami dari salah satu pegawainya meninggal dunia karena virus Corona. Setelah itu dilakukan tindakan pencegahan, karyawan tersebut menjalani karantina, walaupun hasil rapid testnya negatif. Selain itu ada dua karyawan yang ikut mengantar jenazah juga sudah melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. “Namun akan dilakukan rapid test ulang, untuk memastikan hasilnya,” katanya.

Walaupun pelayanan di kantor ditutup, namun warga tetap bisa mengurus dokumen kependudukan secara online melalui website Dispendukcapil. Jika ada berkas yang harus diserahkan, maka bisa discan, kemudian dikirim secara online. “Pelayanan secara online bisa dilakukan selama 24 jam. Untuk pelayanan langsung di kantor masih menunggu hasil tesnya, semoga semuanya baik, tidak ada yang positif Corona,” harapnya.

Adanya penutupan sementara itu belum banyak diketahui warga, sehingga masih banyak warga yang datang ke kantor Dispendukcapil Kendal untuk mengurus dokumen kependudukan. Pintu gerbang kantor pelayanan kependudukan pun ditutup dan diberi pengumumuman penutupan sementara. Sebagian warga yang hanya mengambil dokumen kependudukan dapat dilayani meski dibalik pintu gerbang. Sementara warga yang hendak mengurus tidak dilayani dan minta untuk melakukan pendaftaran secara online.

Ahmad Zaenudin, warga Desa Karanganom Kecamatan Weleri  yang hendak mengambil Kartu Keluarga terpaksa harus pulang. Beberapa warga yang hendak menyerahkan berkas pun tidak bisa dan membawa pulang kembali. “Saya mau ambil KK, kemungkinan sudah jadi, tapi ternyata pelayanan di kantor sementara ditutup,” katanya.