Baznas Kendal ikut Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Covid 19

Baznas Kendal ikut Salurkan Bansos untuk Warga Terdampak Covid 19

0
48

Baznas Kendal juga ikut memberikan bantuan sosial berupa sembako untuk warga terdampak pandemi covid 19.  Sasarannya adalah warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun provinsi. Bantuan diberikan selama tiga bulan.

Ketua Baznas Kendal, Ubaidillah mengatakan, bansos dari Baznas Kendal hanya disalurkan di wilayah Kecamatan Kendal dan Boja. Jumlah bantuan yang diberikan di Kecamatan Kendal ada 24 kepala keluarga dan Kecamatan Boja ada 124 kelaurga. “Masing-masing per bulan mendapatkan bantuan sebesar Rp 700 ribu selama tiga bulan,” katanya. 

Ubaidillah mengatakan, bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang, namun berupa sembako yang hanya bisa diambil di toko terdekat yang sudah ditunjuk oleh Baznas. Hal ini supaya toko kecil tersebut ikut merasakan manfaatnya. “Bantuan uangnya dititipkan di warung atau toko kecil sekitar, tapi si penerima hanya bisa mengambil dalam bentuk sembako,” jelasnya.

Dijelaskan, bantuan sembako kali ini hanya di wilayah Kecamatan Kendal dan Boja. Pertimbangannya karena semua desa dan keluarahan di kedua kecamatan tersebut sudah mendirikan unit pengumpul zakat (UPZ) yang merupakan perwakilan Baznas. “Dana yang dikumpulkan Baznas ini berasal dari zakat dan infak masyarakat, maka disalurkan kembali ke masyarakat, tapi sesuai syariat dan pemerintah,” katanya. 

Baznas Kendal juga telah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat lainnya. Di antaranya kepada pondok pesantren sebesar Rp 47.517.000, Pertuni Kendal Rp. 8.330.000 dan Satgas Siaga Rp 2.118.000. Juga bantuan kepada Pakken Kendal di Jakarta sebesar Rp. 156.000.000. Selain itu ada bantuan peralatan usaha yang disalurkan pada momen Hari Jadi Kabupaten Kendal untuk 236 penerima dan pada momen Hari Kemerdekaan Indonesia untuk 100 penerima. Total bantuan peralatan usaha mencapai Rp 1 miliar lebih.