Paguyuban Petani Kendal akan Bentuk Badan Usaha Milik Petani

Paguyuban Petani Kendal akan Bentuk Badan Usaha Milik Petani

0
214

Paguyuban Petani Kendal berencana membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Hal ini terungkap saat audiensi paguyuban dengan Bupati Kendal Mirna Annisa pada Senin 10 Agustus 2020 di ruang kerja Bupati Kendal. Audiensi yang diikuti belasan anggota paguyuban dihadiri Sekretaris Daerah Kendal dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kendal.


Sekda Kendal, Moh Toha mengatakan, dibentuknya Badan Usaha Milik Petani merupakan usulan dari Bupati Kendal. Tujuannya untuk menyatukan seluruh petani, termasuk petani buah-buahan dan lainnya. Pihak Pemkab hanya memfasilitasi supaya BUMP yang akan dibentuk bisa berjalan dengan baik dan mandiri. 
“BUMP nanti sepenuhnya ditangani petani, pihak Pemkab hanya memfasilitasi, misalnya membuat regulasi, seperti Perda atau Perbup, sesuai kebutuhan dan jika sudah benar-benar mandiri, maka Pemkab bisa membantu memintakan bantuan ke pemerintah pusat,” katanya.

Menurtnya, melalui BUMP diharapkan petani bisa mengatur semua komiditas, tidak hanya padi. Melalui paguyuban, para petani juga bisa bersama-sama meningkatkan kualitas hasil pertanian, mengembangkan produk olahan termasuk masalah pemasaran. “Melalui paguyuban, petani bisa bersama-sama untuk memajukan petani sendiri,” ujarnya.

Sekretaris Paguyuban Petani Kendal, Nur Aziz mengatakan, melalui BUMP ini, nantinya semua hasil pertanian bisa ditampung atau diolah, sehingga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Dengan demikian petani benar-benar berdaulat, baik berdaulat pangan maupun berdaulat secara materi. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” katanya.