BPS Kendal Lakukan Sensus Penduduk terhadap Tunawisma dan Gelandangan

BPS Kendal Lakukan Sensus Penduduk terhadap Tunawisma dan Gelandangan

0
36

Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal melakukan pendataan sensus penduduk terhadap tunawisma dan gelandangan, Selasa (15/9/2020) malam. Pendataan penduduk yang disebut dengan nama Sensus Date Night dilakukan di lima tempat, yakni  Kendal, Weleri, Sukorejo, Pegandon, Cepiring dan Kaliwungu. Sasarannya adalah tempat-tempat yang biasanya dijadikan tempat singgah, seperti pasar, terminal, taman dan sekitar lampu merah.

Kepala BPS Kendal, Umi Hastuti mengatakan, dalam melakukan Sensus Date Night melibatkan petugas dari Satpol PP. Pendataan dibagi lima kelompok wilayah yang melakukan pendataan secara serentak mulai pukul 21.00 hingga dini hari. “Petugas dari BPS semua ada 15 orang, sedangkan dari Satpol untuk masing-masing wilayah ada dua orang,” katanya.

Dikatakan, gelandangan dan tunawisma yang ditemui akan dicatat nama, tempat asal data kependudukan lainnya. Bagi yang mengalami gangguan jiwa, sehingga tidak bisa diajak berkomunikasi, maka cukup dicatat jenis kelaminnya. “Bagaimana pun kondisinya, mereka adalah warga negara Indonesia, maka tetap disensus,” ujarnya.

Pendataan di wilayah Kota Kendal mendapatkan 5 orang, yaitu di trotoar Jalan Masjid,  Kendal Permai, Jembatan depan SMP 2 Kendal, trotoar lampu merah Jalan Waluyo dan GOR Bahurekso. Kelima orang tersebut kondisinya mengalami gangguan jiwa. Mereka berasal dari luar daerah Kendal.