Kejaksaan Negeri Kendal Musnahkan Barang Bukti Ribuan Butir Obat-obatan Terlarang

Kejaksaan Negeri Kendal Musnahkan Barang Bukti Ribuan Butir Obat-obatan Terlarang

0
60

Kejaksaan Negeri Kendal memusnahkan sebanyak 40.011  butir pil dan obat-obatan terlarang serta 263,115 gram sabu, barang bukti tindak pidana umum periode bulan Desember 2019 sampai September 2020. Pemusnahan yang dilakukan di halaman Kejaksaan Negeri Kendal pada Rabu (23/9/2020) dilakukan dengan cara dimasukan kedalam alat pemusnah milik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Barang bukti lainnya yang dimusnahkan yaitu ganja seberat 4,4 gram,  tembakau gorila seberat 3,1 gram, senjata tajam, senjata api, handphone dan sarana lain yang digunakan untuk tindak kejahatan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Ronaldwin mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 56 perkara yang sudah diputus. Barang bukti yang dimusnahkan paling banyak adalah narkoba dan obat-obatan terlarang. Pemusnahan narkoba dan obat-obatan terlarang dilakukan dengan cara dimasukan kedalam alat pemusnah milik BNNP Jawa Tengah. Pil dan sabu serta ganja dimasukan ke dalam alat lalu dibakar dengan suhu tinggi hingga menjadi abu. “Barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dihancurkan, dibakar dan dipotong-potong agar tidak bisa digunakan kembali,” katanya.

Ronaldwin mengatakan, dengan pemusnahan barang bukti ini mengingatkan, bahwa aparatur penegak hukum  tetap komitmen  menekan bahkan  memberantas kejahatan-kejahatan yang berkaitan dengan narkoba. Pasalnya dari barang bukti yang dimusnahkan, paling  banyak adalah narkoba sehingga menjadi perhatian khusus. 

“Banyaknya barang bukti ribuan obat-obatan terlarang ini merupakan keberhasilan aparat dalam pemberantasan narkoba, namun di sisi lain peredaran obat-obatan terlarang di Kendal sudah mengkhawatirkan,” ujarnya.

Pemusnahan barang bukti dihadiri Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana dan Kepala BNN Kabupaten Kendal AKBP Sharlyn Tjahaja Frimer Arie. juga dihadiri beberapa pejabat Pemkab Kendal.