Kelompok Tani Wanita Desa Trisobo Boja Racik Jamu Untuk Ketahanan Tubuh dari Empon-empon di Pekarangan Rumah

Kelompok Tani Wanita Desa Trisobo Boja Racik Jamu Untuk Ketahanan Tubuh dari Empon-empon di Pekarangan Rumah

0
97

Ibaningsih Suprapti, istri Kepala Desa Trisobo Kecamatan Boja mengajak para perempuan desa, khususnya kelompok tani untuk budidaya tanaman ketahanan pangan dan empon-empon. Tidak hanya menanam sayuran dan buah-buahan, Ibaningsih mencoba memberdayakan kelompok tani yang diberi nama Katalea itu untuk memanfaatkan empon-empon menjadi jamu tradisional. 
“Untuk ketahanan pangan, kami sudah menanam sayuran, bumbu dapur dan lain sebagainya. selain itu ada beberapa tanaman seperti laos, jahe, kunir yang bisa kita manfaatkan untuk obat-obatan,” katanya, Minggu (27/9/2020).

Ibaningsih mengatakan, empon-empon yang ada dimanfaatkan menjadi olahan minuman herbal. Bersama belasan perempuan lain, dirinya mencoba meramu jamu dari bahan dasar serai, kunir, jeruk nipis, kapulogo, jahe, jinten item dan gula aren. Bahan-bahan tersebut banyak ditemukan di pekarangan warga. “Kami meracik bahan-bahan tersebut menjadi jamu dengan alat sederhana,” ujarnya.

Setiap Minggu pagi ia biasanya mengumpulkan kelompoknya, yang diawali kerja bakti dan senam bersama. Setelah itu dilanjutkan untuk mengolah jamu secara massal. Jamu tersebut dibagikan cuma-cuma kepada warga sekitar guna menambah imun warga Trisobo. Program kesehatan penambah imun ini terus berjalan setiap pekan dan kini sudah mulai ditiru warganya secara pribadi.
“Kami di sini memerangi Covid-19 dengan olahan jamu. Lagian murah meriah hasil dari tanam sendiri. Kita juga kembangkan terus tanaman-tanaman untuk ketahanan pangan Desa Trisobo,” tuturnya.

Seorang warga, Purbaningtyas mendukung program-program yang telah berjalan di Desa Trisobo. Selain mengisi waktu luang, juga menambah pengalaman dan kekompakan untuk saling membantu dengan warga sekitar. 
“Warga di sini mendukung program-program yang dicanangkan desa, seperti pembuatan jamu murah meriah. Dengan kumpul-kumpul seperti ini membuat hati senang, sehingga bisa menambah imun tubuh, karena tidak merasa jenuh, apalagi ditambah suplemen jamu yang mendukung daya tahan tubuh kita,” katanya.